Pendidikan karakter di sekolah dasar memiliki peran penting dalam membentuk kepribadian peserta didik, terutama dalam menanamkan karakter ramah sebagai bagian dari keterampilan sosial. Salah satu strategi yang dapat diterapkan sekolah untuk memperkuat karakter tersebut adalah melalui pembiasaan salam, sapa, dan senyum sebagai budaya sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembiasaan salam, sapa, dan senyum serta dampaknya terhadap pembentukan karakter ramah siswa di SD Negeri 080 Panyabungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan salam, sapa, dan senyum telah diimplementasikan secara konsisten melalui kegiatan penyambutan siswa di pagi hari, pembiasaan salam dalam proses pembelajaran, serta keteladanan guru dalam interaksi sehari-hari. Implementasi pembiasaan tersebut memberikan dampak positif terhadap perkembangan karakter ramah siswa, yang ditunjukkan melalui meningkatnya sikap sopan santun, rasa saling menghargai, serta kepedulian sosial dalam lingkungan sekolah. Meskipun masih terdapat kendala berupa perbedaan latar belakang kebiasaan siswa, secara umum pembiasaan salam, sapa, dan senyum efektif dalam membentuk budaya sekolah yang ramah dan harmonis.
Copyrights © 2026