Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Membangun Moderasi Budaya Melalui Kegiatan Sosial Kemasyarakatan Desa Sayur Maincat Kecamatan Kotanopan Mandailing Natal Arwin; Lina Yuswarni; Nurainun; Nurhadijah; M. Fahri; Sofwatun Nabilah; Sania Ulpah; Nita Agustina; M. Solih Batubara; Ismail Marzuki; Rosdelima Rangkuti
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 5 (2025): SEPTEMBER-OKTOBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/9n3sn078

Abstract

Penelitian ini memiliki tujan untuk mengetahui  dan mendeskripsikan pentingnya membangun moderasi budaya melalui kegiatan sosial kemasyarakatan Desa Sayur Maincat Kecamatan Kotanopan Kabupaten Mandailing Natal. Metode penelitian menggunakan kualitatif dengan tujuan untuk memehami dan mengeksplorasi fenomena moderasi budaya di Desa Sayur Maincat melalui pengalaman dan persepsi masyarakat setempat. Pendekatan kualitatif memungkinkan Mahasiswa KKN 54 STAIN MADINA untuk mendapatkan pemahaman mendalam tentang praktik moderasi budaya dalam kehidupan sehari-hari dan bagaimana nilai-nilai moderasi ini dibangun melalui kegiatan sosial di organisasi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan sosial kemasyarakatan dapat menjadi alat yang efektif dalam mempromosikan moderasi budaya dan mengurangi ekstremisme melalui pendekatan berbasis masyarakat. Kegiatan sosial dilakukan di Desa Sayur Maincat terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang moderasi budaya melalui berbagai kegiatan sosial. Namun tantangan masih ada terutama dalam melibatkan generasi muda kedepan, diperlukan strategi yang lebih inovatif untuk mengatasi tantangan ini dan meningkatkan partisipasi aktif semua lapisan masyarakat dalam membangun moderasi budaya.
Fungsi Bagas Godang dan Sopo Godang sebagai Media Pendidikan Nilai dan Moral pada Generasi Muda Mandailing Nuratikah; Manna Khoiri; Rosdelima Rangkuti; Dina Astika Siregar; Nur Azizah; Rahmi Wahyuni
Sujud: Jurnal Agama, Sosial dan Budaya Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/akrhsb96

Abstract

This study aims to examine and analyze the role of Bagas Godang and Sopo Godang as instruments for moral and value education among Mandailing youth in the effort to preserve local wisdom and shape the character of the next generation. The background of this research stems from the declining understanding of young generations toward the noble values of Mandailing customs, particularly those reflected in the social system and traditional architecture of these two structures. The study employs a qualitative descriptive approach, with data collected through field observations, in-depth interviews with traditional leaders, community members, and youth, as well as analysis of various Mandailing cultural documents. The findings reveal that Bagas Godang and Sopo Godang are not merely historical buildings but also serve as social educational symbols rich in moral values such as mutual cooperation, deliberation, respect for elders, responsibility, and togetherness. Their role within the customary structure holds educational meaning that can be integrated into both formal and non-formal education systems as a medium for instilling national character. Thus, preserving the values embedded in Bagas Godang and Sopo Godang through value-based education is an essential step in maintaining the cultural identity of the Mandailing community and strengthening the moral foundation of the younger generation amid the challenges of globalization
Implementasi Pembiasaan Salam, Sapa dan Senyum dalam Membentuk Karater Ramah Siswa SD Negeri 080 Panyabungan Dina Astika Siregar; Junita Irawati; Mustika Sari; Rosdelima Rangkuti
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.17091

Abstract

Pendidikan karakter di sekolah dasar memiliki peran penting dalam membentuk kepribadian peserta didik, terutama dalam menanamkan karakter ramah sebagai bagian dari keterampilan sosial. Salah satu strategi yang dapat diterapkan sekolah untuk memperkuat karakter tersebut adalah melalui pembiasaan salam, sapa, dan senyum sebagai budaya sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembiasaan salam, sapa, dan senyum serta dampaknya terhadap pembentukan karakter ramah siswa di SD Negeri 080 Panyabungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan salam, sapa, dan senyum telah diimplementasikan secara konsisten melalui kegiatan penyambutan siswa di pagi hari, pembiasaan salam dalam proses pembelajaran, serta keteladanan guru dalam interaksi sehari-hari. Implementasi pembiasaan tersebut memberikan dampak positif terhadap perkembangan karakter ramah siswa, yang ditunjukkan melalui meningkatnya sikap sopan santun, rasa saling menghargai, serta kepedulian sosial dalam lingkungan sekolah. Meskipun masih terdapat kendala berupa perbedaan latar belakang kebiasaan siswa, secara umum pembiasaan salam, sapa, dan senyum efektif dalam membentuk budaya sekolah yang ramah dan harmonis.