Optika : Jurnal Pendidikan Fisika
Vol. 10 No. 1 (2026): OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika

KESULITAN BELAJAR FISIKA PADA SISWA SMA DI INDONESIA: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW BERBASIS PRISMA

Aulia Nadratan Naim (Universitas Sulawesi Barat)
Nursakinah Annisa Lutfin (Universitas Sulawesi Barat)
Fauziah A (Universitas Sulawesi Barat)



Article Info

Publish Date
06 Jun 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis kesulitan belajar fisika pada siswa SMA di Indonesia berdasarkan hasil kajian literatur. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses). Sebanyak 20 artikel yang relevan pada rentang tahun 2020–2025 dianalisis secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan belajar fisika bersifat multidimensional, meliputi kesulitan konseptual, matematis, pemecahan masalah, serta aspek afektif. Aspek afektif, seperti rendahnya motivasi, minat, dan kepercayaan diri, menjadi faktor yang paling dominan. Selain itu, kesulitan belajar juga dipengaruhi oleh faktor eksternal, seperti metode pembelajaran yang kurang variatif, minimnya penggunaan media dan praktikum, serta lingkungan belajar yang kurang kondusif. Materi fisika yang sering dianggap sulit antara lain mekanika dan medan magnet. Solusi yang direkomendasikan meliputi penerapan model pembelajaran aktif, penggunaan media dan simulasi interaktif, peningkatan motivasi belajar, serta pemberian pengalaman belajar melalui praktikum. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kesulitan belajar fisika tidak berdiri sendiri, melainkan saling berkaitan, sehingga diperlukan pendekatan pembelajaran yang holistik, kontekstual, dan berbasis teknologi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran fisika.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

optika

Publisher

Subject

Education Physics

Description

OPTIKA adalah jurnal yang mengkomunikasikan kemajuan ilmiah di bidang pendidikan fisika dan ilmu fisika. OPTIKA juga melaporkan temuan baru yang signifikan terkait dengan pendidikan sains (IPA) pada tingkat dasar dan menengah, termasuk: pengembangan media pembelajaran, pengembangan metode ...