Articles
Peningkatan Kemampuan Menulis Karya Ilmiah melalui Workshop Penelitian Tindakan Kelas Guru SMA Negeri 1 Campalagian
Nurlina Nurlina;
Mutmainna Mutmainna;
Nursakinah Annisa Lutfin;
Mutiara Sabar;
Jenni Tasik Bintoen
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2022): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31849/dinamisia.v6i1.9189
Salah satu pengembangan diri guru adalah dengan membuat karya tulis ilmiah melalui pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan hasilnya dipublikasikan dalam jurnal ilmiah. Dari hasil evaluasi kegiatan yang diperoleh dari kegiatan pengabdian masyarakat sebelumnya dan setelah dilakukan observasi ke tempat mitra yaitu SMA Negeri 1 Campalagian, maka perlu diadakan workshop untuk meningkatkan pemahaman guru dalam mempersiapkan PTK. Metode dalam kegiatan ini adalah melalui pelatihan dan pendampingan yang diintegrasikan ke dalam Workshop PTK. Metode ini dipilih untuk memberikan kesempatan kepada guru untuk mengalami setiap langkah dalam proses penyusunan proposal PTK. Kegiatan ini berhasil dilaksanakan pada 17-18 Juli 2021, dilanjutkan dengan penyusunan proposal PTK selama satu bulan. Melalui kegiatan ini, guru menilai bahwa mereka memiliki wawasan tentang kemungkinan ide PTK dan berencana untuk melakukan ptk. Sebagian besar guru juga merasa bahwa kegiatan ini dapat membantu mereka untuk meningkatkan kompetensi profesionalnya sebagai guru.
SIMULASI MONTE CARLO UNTUK MODEL ISING 2D PADA KISI BUJUR SANGKAR MENGGUNAKAN ALGORITMA METROPOLIS
Marliana Lutan;
Momang Yusuf;
Kurniati Abidin;
Nursakinah Annisa Lutfin;
Nurlina Nurlina
PHYDAGOGIC : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya Vol 4 No 1 (2021): PHYDAGOGIC : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (364.577 KB)
|
DOI: 10.31605/phy.v4i1.1486
Telah dilakukan penelitian tentang Simulasi Monte Carlo untuk Model Ising 2D pada Kisi Bujur Sangkar dengan Interaksi Nearest Neighbor and Next NN menggunakan Algoritma Metropolis. Simulasi ini bertujuan untuk menunjukan proses transisi fase dari material feromagnetik menjadi paramagnetik. Model ini dideskripsikan sebagai sistem spin dengan panjang kisi . Hasil simulasi menunjukkan bahwa spin akan semakin acak saat terjadi kenaikan temperatur. Pada magnetisasi maksimum untuk material ferromagnetik, temperatur dan energi berada pada keadaan rendah. Magnetisasi menurun secara drastis pada temperatur dan energi tertentu, kemudian hilang karena material telah bersifat paramagnetik. Hasil ini menunjukkan bahwa magnetisasi bergantung pada temperatur dan energi material.
Penentuan Energi Dasar Ion B2+ Dengan Menggunakan Metode Variasional Dua Parameter
Nursakinah Annisa Lutfin;
Fauziah A
SAINTIFIK Vol 6 No 1 (2020): Jurnal Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (297.914 KB)
|
DOI: 10.31605/saintifik.v6i1.238
Penentuan energi dasar ion B2+ telah dilakukan dengan menggunakan metode variasional dengan dua parameter. Pada prinsipnya metode ini menggunakan suatu fungsi yang ternormalisasi. Selain itu, dengan sebuah fungsi coba dan penggunaan parameter akan memberikan pendekatan dan faktor koreksi yang lebih baik untuk memperoleh nilai energi dasar yang sebenarnya. Pada penelitian ini dilakukan pendekatan dengan membandingkan energi ion B2+ pada keadaan dasar yang diperoleh terhadap nilai energi eksperimen. Fungsi gelombang yang digunakan yaitu pendekatan fungsi gelombang atom Hidrogen. Energi Dasar ion B2+ dengan menggunakan metode variasional 1 paramater tanpa interaksi antar elektron yaitu sebesar -765 eV, sedangkan energi dengan interaksi antara elektron dengan 1 paramter yaitu -629.4823 eV. Energi Dasar ion B2+ dengan menggunakan 2 parameter tanpa interaksi elektron secara numerik yaitu sebesar -679.9999 eV, sedangkan energi dasar dengan interaksi elektron menggunakan metode variasional untuk 2 parameter yaitu -633.4906 eV. Perbandingan nilai yang diperoleh dengan membandikan hasil yang diperoleh dan hasil eksperimen memberikan persentase kesalahan perhitungan variasional 1 parameter energi tanpa interaksi sebesar 19.99% dan sebesar 1.26 % untuk energi dengan interaksi antara elektron, sedangkan untuk variasional 2 parameter tanpa interaksi sebesar 6.66% dan sebesar 0.633 % untuk energi dengan interaksi antara elektron .
METODA HARTREE FOCK UNTUK MENENTUKAN ENERGI TOTAL INTI HELIUM-4
Nursakinah Annisa Lutfin;
Fauziah A
PHYDAGOGIC : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya Vol 3 No 1 (2020): PHYDAGOGIC : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (322.783 KB)
|
DOI: 10.31605/phy.v3i1.954
Helium-4 merupakan salah satu isotop Helium yang stabil. Perhitungan energi total Helium-4 pada level inti ditinjau dengan menganggap inti spherically symmetric. Pada penelitian ini dilakukan perhitungan energi keadaan dasar inti Helium-4 berdasarkan metoda Hartree Fock. Persamaan hamiltonian yang terdiri atas energi kinetik dan potensial dihitung menggunakan program Fortran. Berdasarkan hasil perhitungan yang dilakukan diperoleh energi total inti Helium-4 sebesar -28,4023952 MeV, memiliki kesalahan 0,70% jika dibandingkan dengan hasil penelitian lain dengan menggunakan metode yang sama. Namun memiliki kesalahan lebih kecil sebesar 0,36% jika dibandingkan dengan hasil eksperimen. Hal ini menunjukkan bahwa metode Hartree Fock sudah cukup baik digunakan untuk menghitung energi inti Helium-4.
EFEKTIVITAS MODUL PRAKTIKUM DARING PENGUKURAN DASAR BERBASIS APLIKASI GAMES PADA PLAYSTORE
Nursakinah Annisa Lutfin;
Muhammad Saldi
PHYDAGOGIC : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya Vol 4 No 2 (2022): Phydagogic : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31605/phy.v4i2.1871
Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas modul praktikum daring pengukuran dasar berbasis aplikasi games pada playstore dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian pre-experimental design dengan desain one-shot case study. Subjek dalam penelitian ini adalah 22 mahasiswa angkatan 2020 Prodi Pendidikan Fisika, FKIP, Universitas Sulawesi Barat. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif berdasarkan data nilai ketuntansan belajar mahasiswa. Nilai ketuntasan belajar mahasiswa diperoleh dari akumulasi nilai laporan lengkap dan hasil tes yang diberikan setelah melakukan praktikum daring menggunakan modul praktikum daring berbasis aplikasi games pada playstore. Efektifitas modul yang dikembangkan ditinjau dari presentasi mahasiswa yang tuntas belajar. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah jumlah mahasiswa yang tuntas belajar adalah 18 dari 22 mahasiswa atau sebesar 82%. Hal ini menunjukkan bahwa Modul praktikum daring pengukurun dasar berbasis aplikasi games pada playstore efektif digunakan dalam pelaksanaan praktikum daring untuk materi pengukuran dasar pada pembelajaran jarak jauh. Selain itu, modul ini juga dapat menjadi salah satu penunjang pelaksanaan praktikum pada sekolah ataupun perguruan tinggi yang memiliki keterbatasan fasilitas praktikum.
HUBUNGAN ANTARA KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DENGAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH FISIKA PESERTA DIDIK
Jumriana L;
Nursakinah Annisa Lutfin;
Mutmainna Mutmainna
PHYDAGOGIC : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya Vol 5 No 1 (2022): Phydagogic : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31605/phy.v5i1.2213
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui hubungan antara kemampuan berpikir kreatif dengan kemampuan pemecahan masalah fisika peserta didik. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA SMAN 8 Enrekang dengan jumlah peserta didik 34 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan tes dan angket. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis korelasi yang terdiri dari analisis uji prasyarat dan uji hipotesis. Hasil penelitian di SMAN 8 Enrekang menunjukkan bahwa t hitung (13,194) > t tabel (2,037) dan nilai sig. (0,000) < (0,05) pada hasil data angket dan juga t hitung (5,615) > t tabel (2,037) dan nilai sig. (0,000) < (0,05) pada hasil data tes. Nilai korelasi pada data angket sebesar 0,919 dan nilai korelasi pada data tes sebesar 0,704. Kemampuan berpikir kreatif memberikan kontribusi sebesar 84,5% terhadap kemampuan pemecahan masalah pada peserta didik pada data angket dan 49,6% pada data tes. Sehingga dapat disimpulkan bahwa hubungan antara kemampuan berpikir kreatif terhadap kemampuan pemecahan masalah peserta didik bersifat positif dan signifikan dengan hubungan yang sangat kuat pada data angket dan hubungan yang kuat pada data tes.
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN MIND MAP BERBANTUAN LKPD TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP FISIKA PESERTA DIDIK
Musdar M;
Nursakinah Annisa Lutfin;
Hasniati Hasniati
PHYDAGOGIC : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya Vol 5 No 2 (2023): Phydagogic : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31605/phy.v5i2.2535
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan pemahaman konsep peserta didik antara kelas yang menggunakan mind map berbantuan LKPD dengan kelas yang tidak menggunakan mind map berbantuan LKPD pada pembelajaran fisika kelas X SMA Negeri 1 Majene. Jenis penelitian ini adalah quasi-eksperimen dengan desain nonequevalent control design. Penelitian ini dilakukan pada dua kelas, yaitu kelas X MIPA 3 sebagai kelas kontrol dan kelas X MIPA 4 sebagai kelas eksperimen. Pada kelas eksperimen menggunakan media pembelajaran mind map berbantuan LKPD. Sedangkan pada kelas kontrol tidak menggunakan media pembelajaran mind map berbantuan LKPD. Teknik pengumpulan data melalui tes pemahaman konsep berupa pretest dan posttest. Data dianalisis dengan statistik deskriptif dan statistik inferensial menggunakan uji t. Hasil penelitian yang diperoleh membuktikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pemahaman konsep peserta didik antara kelas yang menggunakan mind map berbantuan LKPD dengan kelas yang tidak menggunakan mind map berbantuan LKPD pada pembelajaran fisika kelas X SMA Negeri 1 Majene. Terlihat dari hasil uji ( thitung = 2,113 > ttabel = 2,004) pada taraf signifikan 0,05.
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN FISIKA TERINTEGRASI ISLAM SAINS PADA MADRASAH ALIYAH
Ismayani Ismayani;
Dewi Sartika;
Nursakinah Annisa Lutfin
Karst: Jurnal Pendidikan Fisika dan Terapannya Vol 7 No 1 (2024): Karst : Jurnal Pendidikan Fisika dan Terapannya
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Muslim Maros
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46918/karst.v7i1.2207
This research aims to develop a physics learning module integrated with the concept of Islamic-science at Madrasah Aliyah which is sought to meet the criteria of valid, practical and effective in the learning process. This module is designed by integrating Al-Quran verses and hadith on each subject matter of physics discussed. This research uses a Research & Development approach with the ADDIE model which includes the stages of Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The research was conducted at MAN 1 Majene, West Sulawesi. Data were collected through questionnaires and learning outcome tests. The results of the development of Islamic-science integrated physics learning modules are (1) declared valid with an average score of 3.05 from 3 expert validators; (2) declared practical by getting positive response scores from students during the learning process in terms of its use; (3) analysis of learning outcomes from all three aspects (cognitive, psychomotor, affective) is classified as effective with a good category. Based on these results, the physics learning module integrated with Islam-science meets the criteria of valid, practical, and effective.
PERANAN POJOK BACA DALAM MENUMBUHKAN BUDAYA LITERASI SISWA DI SMPN SATAP LENGGO
Lutfin, Nursakinah Annisa;
Sartika, Dewi;
Nur Aisyah Humairah;
Rasydah Nur Tuada;
Nurlina;
Aulia Rahmadhani;
Sartika Arifin
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 2 No. 4 (2023): ABDIMAS PATIKALA
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51574/patikala.v2i4.828
Hasil penelitian dari beberapa sumber menunjukkan bahwa kemampuan literasi siswa di Indonesia masih tergolong rendah. Hal ini terlihat dari evaluasi yang dilakukan oleh Progress in International Reading Literacy Study (PIRLS) pada tahun 2011 mengenai kompetensi literasi siswa menunjukkan bahwa Indonesia menduduki peringkat ke-42 dari 45 negara. Berdasarkan anjuran pemerintah melalui Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti luhur kepada peserta didik dengan mengembangkan Gerakan Literasi Sekolah (GLS). Salah satu upaya pada GLS ini adalah dengan penerapan pojok baca di kelas guna menumbuhkan budaya literasi siswa. Penerapan pojok baca untuk menumbuhkan budaya literasi ini dilakukan di SMPN SATAP Lenggo melalui tiga tahapan utama yaitu, tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Berdasarkan diskusi dengan kepala sekolah dan guru di SMPN Satap Lenggo diketahui bahwa penerapan pojok baca di ruang kelas membuat siswa lebih termotivasi untuk datang ke sekolah dan telah meningkatkan minat membaca siswa. Meningkatnya minat baca siswa ditunjukkan dari antusiasmi tinggi siswa dengan hadirnya pojok baca, frekuensi membaca siswa meningkat, siswa senang saat mambaca, dan kesadaran siswa akan manfaat penting dari membaca. Selain itu, beberapa indikator literasi telah terlaksana dengan penerapan pojok baca di SMPN Satap Lenggo. Hal ini terlihat dari jumlah dan variasi buku bacaan yang telah meningkat lewat pemeliharaan buku yang sebelumnya tidak terawat, frekuensi siswa membaca di pojok baca meningkat, terlaksananya berbagai aktivitas untuk meningkatkan budaya literasi, dukungan sekolah dan masyarakat dalam pembuatan pojok baca, dan digunakannnya hasil karya kreatif siswa untuk menghias ruangan kelas. Hasil ini menunjukkan bahwa penerapan pojok baca telah mampu menumbuhkan budaya literasi di SMPN Satap Lenggo.
Kemampuan Calon Guru Fisika Dalam Menyelesaikan Soal Literasi Sains Berbasis Kearifan Lokal
Sartika, Dewi;
Lutfin, Nursakinah Annisa;
Musdar, Musdar;
Nurlina, Nurlina
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 15, No 1 (2024): JANUARI 2024
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/jp2f.v15i1.16683
Kemampuan literasi sangat penting dimiliki bagi calon guru, termasuk calon guru fisika. Kearifan lokal menjadi hal yang sangat jarang diintegrasikan dalam proses pembelajaran, padahal hal tersebut sangat dibutuhkan oleh generasi muda dalam menjaga eksistensi kearifan lokal suatu daerah. Tujuan penelitian ini (1) untuk mendeskripsikan profil kemampuan calon guru fisika dalam menyelesaikan soal literasi sains berbasis kearifan lokal Mandar dan (2) untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan tersebut.  Oleh  karena  itu, rancangan penelitian metode campuran digunakan dalam penelitian ini.  Untuk menjawab tujuan penelitian pertama, digunakan metode survei dengan menggunakan instrumen literasi sains berbasis kearifan lokal Mandar yang telah dikembangkan sebelumnya oleh peneliti. Untuk menjawab tujuan kedua, penelitian digunakan metode studi kasus dengan teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara kepada beberapa calon guru fisika di Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Sulawesi Barat. Dari hasil penelitian, diketahui bahwa Kemampuan para calon guru fisika dalam menyelesaikan  soal literasi sains berbasis kearifan lokal berada pada kategori kurang dengan nilai rata-rata 57. Kemampuan literasi sains calon guru dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu latar belakang keluarga, fasilitas sekolah, minat dan akses membaca, serta sikap terhadap sains.