Perilaku bullying di sekolah berdampak negatif pada kondisi psikologis, kepercayaan diri, dan proses belajar siswa sehingga memerlukan penanganan edukatif yang terstruktur dan berkelanjutan. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa SMP YPK Hedam Kota Jayapura, Papua tentang bullying dan pencegahannya. Metode yang digunakan adalah penyuluhan edukatif partisipatif dengan desain pre-eksperimental one group pretest-posttest. Data dikumpulkan melalui tes sebelum dan sesudah penyuluhan pada 43 siswa, lalu dianalisis menggunakan uji Paired Sample t-Test. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata pengetahuan dari 69,65 menjadi 87,14 dengan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), yang menandakan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah intervensi. Siswa juga menunjukkan kesadaran yang lebih tinggi terhadap dampak bullying serta kesediaan untuk berempati dan mendukung korban. Temuan ini menegaskan bahwa penyuluhan interaktif efektif dalam membentuk pemahaman dan sikap anti-bullying pada remaja SMP. Penelitian selanjutnya disarankan memperluas sampel, melibatkan guru dan orang tua, serta mengembangkan program pencegahan bullying yang lebih komprehensif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026