Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Kualitas Pelayanan Sekolah dan Kepuasan Siswa: Studi kuantitatif pada Siswa SMA/SMK di Indonesia Timur Agnes Aryesam; Novihta Sampe; Mutiara Angelica Maseyra
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 3 (2020): Volume 3 No 3 September 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The objective of this study is to analyze the quality of public school services and student satisfaction, with a focus on the population of students in public senior high schools (SMA) and vocational high schools (SMK) in Jayapura, Papua. This research employs a quantitative approach using a regression analysis model. The quality of school services was measured using the SERVQUAL (Service Quality) approach, which encompasses five primary dimensions commonly referred to as RATER: reliability, assurance, tangibles, empathy, and responsiveness. Meanwhile, student satisfaction was assessed using three main indicators, namely expectation conformity, intention to revisit, and willingness to recommend. The findings indicate that school service quality has a positive and significant effect on student satisfaction. This is evidenced by the t-value of 24.654 and a significance value of 0.000. The coefficient of determination (R²) is 0.612, indicating that school service quality contributes 61.2% to the variation in student satisfaction. Based on these findings, the study recommends the implementation of holistic service improvement strategies, including the enhancement of facilities and infrastructure, optimization of administrative services, transparency in academic information, responsiveness to student needs, and empathy in delivering services to students. Keywords: School Services; Student Satisfaction; SERVQUAL. Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kualitas pelayanan sekolah negeri dan kepuasan siswa, dengan fokus pada populasi siswa di SMA/SMK Negeri di Jayapura, Papua. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan model analisis regresi. Kualitas Pelayanan sekolah diukur menggunakan pendekatan SERVQUAL (Service Quality) dengan lima dimensi utama yang dikenal sebagai RATER, yaitu: reliability, assurance, tangibles, empathy, dan responsiveness, sedangkan kepuasan siswa diukur dengan menggunakan tiga indikator utama yaitu kesesuaian harapan, minat berkunjung kembali dan kesediaan merekomendasikan. Hasil penelitian menunjukan bahwa bahwa kualitas pelayanan sekolah memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan peserta didik Hal ini dibuktikan dengan nilai t hitung 24,654 dan nilai signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi adalah sebesar 0,612 yang berarti besarnya sumbangan Kualitas Layanan Sekolah terhadap variabel Kepuasan peserta didik adalah 61,2%. Hasil penelitian ini merekomendasikan penerapan strategi peningkatan layanan secara holistik, meliputi perbaikan sarana dan prasarana, optimalisasi layanan administratif, keterbukaan informasi akademik, ketanggapan terhadap kebutuhan siswa, serta perlunya empati dalam melayani siswa. Kata kunci: Layanan Pedidikan; Kepuasan Siswa; SERVQUAL.
Eksplorasi Manajemen Layanan Khusus di Sekolah: Hambatan Dan Tantangan : Penelitian Novihta Sampe; Fitriani
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.354

Abstract

Pendidikan kontemporer membutuhkan penyediaan layanan khusus yang komprehensif untuk mendukung perkembangan holistik siswa, khususnya di daerah yang terbatas sumber daya seperti Papua. Namun, implementasi manajemen layanan khusus di sekolah terus menghadapi tantangan struktural, teknis, dan budaya. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam manajemen layanan khusus di sekolah-sekolah yang berlokasi di Kota Jayapura dan Kabupaten Keerom, dengan fokus pada identifikasi hambatan dan tantangan dalam implementasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus multi-kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, menggunakan teknik pengambilan sampel purposif dan snowball. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña, yang meliputi kondensasi data, tampilan data, dan penarikan kesimpulan, dengan validitas dipastikan melalui triangulasi. Temuan menunjukkan bahwa implementasi manajemen layanan khusus secara umum telah mengikuti fungsi POAC (perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian), meskipun efektivitasnya bervariasi. Layanan seperti asrama, perpustakaan, kantin, laboratorium, dan unit kesehatan sekolah (UKS) memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan pengembangan karakter siswa. Namun demikian, layanan-layanan ini dibatasi oleh infrastruktur yang terbatas, literasi digital yang rendah, dan kekurangan tenaga profesional. Studi ini memberikan kontribusi teoritis dengan memperkuat pendekatan berbasis konteks terhadap manajemen layanan pendidikan dan menawarkan implikasi praktis untuk mengembangkan layanan pendidikan yang adaptif dan berkelanjutan. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengadopsi pendekatan metode campuran dan memperluas cakupan penelitian untuk mencapai generalisasi yang lebih komprehensif. Kata kunci: manajemen layanan khusus, POAC, pendidikan di Papua, layanan pendidikan
Kualitas Pelayanan Sekolah dan Kepuasan Siswa: Studi kuantitatif pada Siswa SMA/SMK di Indonesia Timur Agnes Aryesam; Novihta Sampe; Mutiara Angelica Maseyra
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 3 (2020): Volume 3 No 3 September 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The objective of this study is to analyze the quality of public school services and student satisfaction, with a focus on the population of students in public senior high schools (SMA) and vocational high schools (SMK) in Jayapura, Papua. This research employs a quantitative approach using a regression analysis model. The quality of school services was measured using the SERVQUAL (Service Quality) approach, which encompasses five primary dimensions commonly referred to as RATER: reliability, assurance, tangibles, empathy, and responsiveness. Meanwhile, student satisfaction was assessed using three main indicators, namely expectation conformity, intention to revisit, and willingness to recommend. The findings indicate that school service quality has a positive and significant effect on student satisfaction. This is evidenced by the t-value of 24.654 and a significance value of 0.000. The coefficient of determination (R²) is 0.612, indicating that school service quality contributes 61.2% to the variation in student satisfaction. Based on these findings, the study recommends the implementation of holistic service improvement strategies, including the enhancement of facilities and infrastructure, optimization of administrative services, transparency in academic information, responsiveness to student needs, and empathy in delivering services to students. Keywords: School Services; Student Satisfaction; SERVQUAL. Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kualitas pelayanan sekolah negeri dan kepuasan siswa, dengan fokus pada populasi siswa di SMA/SMK Negeri di Jayapura, Papua. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan model analisis regresi. Kualitas Pelayanan sekolah diukur menggunakan pendekatan SERVQUAL (Service Quality) dengan lima dimensi utama yang dikenal sebagai RATER, yaitu: reliability, assurance, tangibles, empathy, dan responsiveness, sedangkan kepuasan siswa diukur dengan menggunakan tiga indikator utama yaitu kesesuaian harapan, minat berkunjung kembali dan kesediaan merekomendasikan. Hasil penelitian menunjukan bahwa bahwa kualitas pelayanan sekolah memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan peserta didik Hal ini dibuktikan dengan nilai t hitung 24,654 dan nilai signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi adalah sebesar 0,612 yang berarti besarnya sumbangan Kualitas Layanan Sekolah terhadap variabel Kepuasan peserta didik adalah 61,2%. Hasil penelitian ini merekomendasikan penerapan strategi peningkatan layanan secara holistik, meliputi perbaikan sarana dan prasarana, optimalisasi layanan administratif, keterbukaan informasi akademik, ketanggapan terhadap kebutuhan siswa, serta perlunya empati dalam melayani siswa. Kata kunci: Layanan Pedidikan; Kepuasan Siswa; SERVQUAL.
Upaya Preventif Bullying di Lingkungan Sekolah melalui Sosialisasi Edukatif pada Siswa SMP di Kota Jayapura Papua: Penelitian Novihta Sampe; St. Rahmadani; Haerul Annuar; Fitriani; TB Noer Iman Achmad S
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6360

Abstract

Perilaku bullying di sekolah berdampak negatif pada kondisi psikologis, kepercayaan diri, dan proses belajar siswa sehingga memerlukan penanganan edukatif yang terstruktur dan berkelanjutan. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa SMP YPK Hedam Kota Jayapura, Papua tentang bullying dan pencegahannya. Metode yang digunakan adalah penyuluhan edukatif partisipatif dengan desain pre-eksperimental one group pretest-posttest. Data dikumpulkan melalui tes sebelum dan sesudah penyuluhan pada 43 siswa, lalu dianalisis menggunakan uji Paired Sample t-Test. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata pengetahuan dari 69,65 menjadi 87,14 dengan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), yang menandakan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah intervensi. Siswa juga menunjukkan kesadaran yang lebih tinggi terhadap dampak bullying serta kesediaan untuk berempati dan mendukung korban. Temuan ini menegaskan bahwa penyuluhan interaktif efektif dalam membentuk pemahaman dan sikap anti-bullying pada remaja SMP. Penelitian selanjutnya disarankan memperluas sampel, melibatkan guru dan orang tua, serta mengembangkan program pencegahan bullying yang lebih komprehensif dan berkelanjutan.