Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALYSIS OF THE RELATIONSHIP BETWEEN INTERPERSONAL INTELLIGENCE AND THE LEARNING STYLES OF YPK HEDAM MIDDLE SCHOOL STUDENTS IN JAYAPURA CITY Rahma; Fitriani; Tb. Noer Iman Achmad Sumantri
SOSIOEDUKASI Vol 14 No 4 (2025): SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/sosioedukasi.v14i4.6665

Abstract

This study aims to examine the relationship between interpersonal intelligence and student learning styles (VARK model). The study was conducted at YPK Hedam Junior High School, Jayapura City, with 39 respondents. The research method used was a quantitative-correlational method with data collection using questionnaires on interpersonal intelligence and learning styles. In general, student preferences were more dominant in visual learning styles (71.79%) compared to auditory (17.95%) and kinesthetic (10.26%). A statistical technique called the Chi-Square test (X2 test) was used to determine the link between the learning style and interpersonal intelligence variables. A non-parametric statistical test called the Chi-Square test is used to assess if two categorical variables in a contingency table have a significant link or association. At df = 6 (12,592), the computed Chi-Square value is less than the Chi-Square table value. Furthermore, the p-value is significantly higher than 0.05. Thus, learning styles and interpersonal intelligence do not significantly correlate. This indicates that the degree of interpersonal intelligence in this data has no discernible impact on differences in student learning styles. Furthermore, to determine whether the results of this study can be generalized, future research may consider increasing the sample size
INTEGRATING LOCAL CULTURAL PRACTICES INTO SOCIAL STUDIES LEARNING: AN ETHNOGRAPHIC STUDY OF KANKAIN KARKARA AND CULTURAL AWARENESS AMONG ELEMENTARY STUDENTS IN PAPUA Yan Dirk Wabiser; Alim Mutaqin; Mamberuman Inggamer; Marthen; Fitriani
SOSIOEDUKASI Vol 14 No 4 (2025): SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/sosioedukasi.v14i4.6749

Abstract

This study examines the role of Kankain Karkara in fostering cultural awareness and enhancing the quality of Social Studies (IPS) education for fifth-grade students at SDN II Abepura. Additionally, it explores the methods of integrating Kankain Karkara into the curriculum and identifies both supporting and inhibiting factors. Employing a qualitative approach with an ethnographic design, the study involved participants including the Social Studies teacher, fifth-grade students, the school principal, and local customary leaders. Data were gathered through participant observation, in-depth interviews, and documentation, and analyzed using an interactive model of data reduction, display, and conclusion drawing. Triangulation and member checking were applied to ensure data trustworthiness. The findings reveal that Kankain Karkara is utilized as both a thematic discussion and a deliberative learning model, enriching Social Studies lessons with character-building values. This integration not only strengthens students' knowledge and pride in local culture but also fosters respect for customary norms, increasing motivation and participation in Social Studies. Key factors supporting its implementation include teacher commitment, cultural alignment of students, and support from customary leaders. However, challenges such as limited instructional time, lack of written guidelines, and diverse student backgrounds hinder its full potential.
Eksplorasi Manajemen Layanan Khusus di Sekolah: Hambatan Dan Tantangan : Penelitian Novihta Sampe; Fitriani
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.354

Abstract

Pendidikan kontemporer membutuhkan penyediaan layanan khusus yang komprehensif untuk mendukung perkembangan holistik siswa, khususnya di daerah yang terbatas sumber daya seperti Papua. Namun, implementasi manajemen layanan khusus di sekolah terus menghadapi tantangan struktural, teknis, dan budaya. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam manajemen layanan khusus di sekolah-sekolah yang berlokasi di Kota Jayapura dan Kabupaten Keerom, dengan fokus pada identifikasi hambatan dan tantangan dalam implementasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus multi-kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, menggunakan teknik pengambilan sampel purposif dan snowball. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa, yang meliputi kondensasi data, tampilan data, dan penarikan kesimpulan, dengan validitas dipastikan melalui triangulasi. Temuan menunjukkan bahwa implementasi manajemen layanan khusus secara umum telah mengikuti fungsi POAC (perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian), meskipun efektivitasnya bervariasi. Layanan seperti asrama, perpustakaan, kantin, laboratorium, dan unit kesehatan sekolah (UKS) memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan pengembangan karakter siswa. Namun demikian, layanan-layanan ini dibatasi oleh infrastruktur yang terbatas, literasi digital yang rendah, dan kekurangan tenaga profesional. Studi ini memberikan kontribusi teoritis dengan memperkuat pendekatan berbasis konteks terhadap manajemen layanan pendidikan dan menawarkan implikasi praktis untuk mengembangkan layanan pendidikan yang adaptif dan berkelanjutan. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengadopsi pendekatan metode campuran dan memperluas cakupan penelitian untuk mencapai generalisasi yang lebih komprehensif. Kata kunci: manajemen layanan khusus, POAC, pendidikan di Papua, layanan pendidikan
Upaya Preventif Bullying di Lingkungan Sekolah melalui Sosialisasi Edukatif pada Siswa SMP di Kota Jayapura Papua: Penelitian Novihta Sampe; St. Rahmadani; Haerul Annuar; Fitriani; TB Noer Iman Achmad S
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6360

Abstract

Perilaku bullying di sekolah berdampak negatif pada kondisi psikologis, kepercayaan diri, dan proses belajar siswa sehingga memerlukan penanganan edukatif yang terstruktur dan berkelanjutan. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa SMP YPK Hedam Kota Jayapura, Papua tentang bullying dan pencegahannya. Metode yang digunakan adalah penyuluhan edukatif partisipatif dengan desain pre-eksperimental one group pretest-posttest. Data dikumpulkan melalui tes sebelum dan sesudah penyuluhan pada 43 siswa, lalu dianalisis menggunakan uji Paired Sample t-Test. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata pengetahuan dari 69,65 menjadi 87,14 dengan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), yang menandakan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah intervensi. Siswa juga menunjukkan kesadaran yang lebih tinggi terhadap dampak bullying serta kesediaan untuk berempati dan mendukung korban. Temuan ini menegaskan bahwa penyuluhan interaktif efektif dalam membentuk pemahaman dan sikap anti-bullying pada remaja SMP. Penelitian selanjutnya disarankan memperluas sampel, melibatkan guru dan orang tua, serta mengembangkan program pencegahan bullying yang lebih komprehensif dan berkelanjutan.