QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora
Vol 4 No 3 (2026): 2026

Pentingnya Rasa Malu Bagi Pelajar Dalam Bermedia Sosial Dalam Perspektif Pendidikan Agama Islam

Wikayatin (Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Bustanul ‘Ulum Lampung Tengah)
Ari Arkanudin (Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Bustanul ‘Ulum Lampung Tengah)
Wakib Kurniawan (Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Bustanul ‘Ulum Lampung Tengah)
Syarif Maulidin (Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Bustanul ‘Ulum Lampung Tengah)



Article Info

Publish Date
08 Jun 2026

Abstract

Perkembangan media sosial memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap kehidupan remaja, khususnya pelajar. Media sosial tidak hanya menjadi sarana komunikasi, tetapi juga menjadi bagian dari gaya hidup modern. Namun, penggunaan media sosial yang tidak terkendali dapat menyebabkan lunturnya nilai moral dan etika, seperti penggunaan bahasa kasar, penyebaran konten negatif, hingga cyberbullying. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pentingnya rasa malu (haya’) bagi pelajar dalam bermedia sosial ditinjau dari perspektif Pendidikan Agama Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui kajian Al-Qur’an, hadits, buku, jurnal, dan referensi ilmiah lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasa malu merupakan bagian dari iman yang berfungsi sebagai benteng moral dan kontrol diri dalam penggunaan media sosial. Pendidikan Agama Islam memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai rasa malu agar pelajar mampu menggunakan media sosial secara bijak, sopan, dan bertanggung jawab. Kata Kunci: Rasa Malu, Media Sosial, Pelajar, Pendidikan Agama Islam

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

qosim

Publisher

Subject

Religion Humanities Economics, Econometrics & Finance Education Social Sciences

Description

QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora dengan e-ISSN 2987-713X (online) p-ISSN 3025-5163 (cetak) dan Prefix DOI 10.61104. adalah jurnal multidisiplin dan akses terbuka peer-reviewed dengan mengikuti kebijakan single-blind review. Artikel ilmiah pada Jurnal QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & ...