Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kepemimpinan yang mampu mengintegrasikan nilai-nilai spiritual dengan pendekatan transformasional dalam meningkatkan mutu pendidikan di lingkungan pesantren. Dirosatul Muallimin Al-Islamiyah (DMI) Al-Hamidy Banyuanyar sebagai lembaga pendidikan berbasis pesantren menerapkan pola kepemimpinan yang menggabungkan kedua aspek tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi integrasi kepemimpinan spiritual dan transformasional serta implikasinya terhadap peningkatan mutu pendidikan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, melalui teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta analisis data melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi kepemimpinan diwujudkan melalui keteladanan religius, motivasi inspiratif, pengembangan sumber daya manusia, dan penguatan budaya organisasi, yang berdampak pada peningkatan kualitas pendidik, kedisiplinan peserta didik, serta efektivitas pengelolaan lembaga. Kesimpulannya, integrasi kepemimpinan tersebut merupakan strategi efektif dalam meningkatkan mutu pendidikan.
Copyrights © 2026