Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan bahasa gaul dan media sosial terhadap kemampuan siswa sekolah dasar dalam menggunakan bahasa Indonesia baku. Studi mini riset dilakukan di UPT SD Negeri 064972 dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahasa Indonesia di lingkungan sekolah sudah cukup baik sebagai alat komunikasi, namun penggunaan bahasa baku masih belum optimal. Faktor utama yang memengaruhi kondisi ini adalah kebiasaan berbahasa gaul di kehidupan sehari-hari, paparan konten media sosial yang menggunakan ragam bahasa tidak baku, rendahnya penguasaan kosakata formal, belum adanya program pembiasaan bahasa baku di sekolah, serta pengaruh lingkungan keluarga dan pergaulan. Hasil penelitian ini merekomendasikan pentingnya intervensi pedagogis yang terstruktur untuk memperkuat kompetensi berbahasa Indonesia baku sejak dini.
Copyrights © 2026