Proses pembelajaran merupakan proses yang melibatkan murid dan pendidik yang berhasil apabila adanya interaksi antara kedua pihak. Seiring dengan perkembangan teknologi informasi maka dimasa saat ini bagaimana efektivitas penerapan model hybrid yang paling memungkinkan yang dapat diterapkan di murid. Tujuan penelitian ini adalah agar mengetahui tingkat efektivitas penggunaan metode pembelajaran hybrid pada murid SMK dalam proses pembelajaran. subjek penelitian di SMK Sumber Ilmu Tulangan dengan jumlah murid sebanyak 40 kelas 12 TJKT. Design penelitian ini adalah The Nonequivalent Posttest-Only Control Group Design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas eksperimen berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata peserta didik adalah sebesar 86,17 sedangkan pada kelas kontrol berada pada kategori sedangkan dengan nilai rata-rata peserta didik adalah sebesar 78,06 sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran hybrid learning efektif.
Copyrights © 2024