Perkembangan sektor pariwisata internasional menuntut tersedianya media informasi digital yang mampu menjembatani kebutuhan wisatawan asing, khususnya wisatawan berbahasa Mandarin yang berkunjung ke Indonesia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendampingi mahasiswa dalam mengembangkan website-based Mandarin tourism guide sebagai media informasi wisata Indonesia yang informatif, komunikatif, dan mudah diakses oleh wisatawan Tiongkok. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan Project-Based Learning (PjBL), workshop, dan mentoring dengan model blended learning yang menggabungkan pembelajaran sinkronus dan asinkronus selama 14 pertemuan. Kegiatan dilakukan secara luring di Universitas Negeri Makassar dan daring melalui Zoom Meeting maupun Google Meet. Sebanyak lima mahasiswa terlibat dalam proses pengembangan website menggunakan platform Hostinger dengan konten yang mencakup destinasi wisata, budaya Indonesia, kuliner, transportasi, dan etika wisata dalam bahasa Indonesia dan Mandarin. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan mahasiswa dalam literasi digital, pengembangan konten multibahasa, komunikasi lintas budaya, serta keterampilan kolaboratif. Selain itu, website yang dihasilkan berhasil dipresentasikan dan dipamerkan kepada publik di Trans Studio Mall sebagai bentuk edukasi digital pariwisata. Kegiatan ini membuktikan bahwa integrasi pembelajaran berbasis proyek dan pendampingan intensif mampu menghasilkan media informasi pariwisata yang inovatif sekaligus memperkuat kompetensi mahasiswa dalam bidang bahasa dan teknologi digital.
Copyrights © 2026