Skizofrenia paranoid merupakan gangguan mental kronis yang ditandai dengan delusi, halusinasi, dan gangguan berpikir. Skizofrenia termasuk salah satu dari penyebab utama kecacatan, meskipun jumlah kejadiannya relatif lebih rendah dibanding dengan beberapa gangguan mental lainnya. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep psikoterapi Al-Qur’an sebagai upaya antisipasi gejala skizofrenia paranoid. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan model studi kepustaan (library research), yaitu dengan cara menelaah dan menganalisis secara tematik ayat-ayat Al-Qur’an yang berhubungan dengan konsep waswas, dzikir, membaca dan mendengarkan lantunan ayat Al-Qur’an. Hasil kajian menunujukkan bahwa konsep waswas dalam Al-Qur’an memiliki relevansi fenomenologis dengan halusinasi audiotorik pada penderita skizofrenia paranoid. Selain itu, praktik psikoreligius seperti dzikir, membaca dan mendengarkan murottal Al-Qur’an berpotensi membantu menenangkan emosi, menurunkan intensitas halusinasi. psikoreligius dapat menjadi upaya komprehensif dalam mengantisipasi gejala skizofrenia paranoid. Kontribusi penelitian ini ada pada Pembangunan kerangka psikoterapi al-Qur’an yang integratif antara tafsir dan psikologis klinis, serta menwarkan pendekatan pendamping dalam penanganan skizofrenia paranoid.
Copyrights © 2026