Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi mahasiswa sebagai calon guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dalam mengembangkan sumber belajar saat mengajar. Sumber belajar merupakan komponen penting dalam pembelajaran PAUD karena berfungsi sebagai stimulus perkembangan kognitif, sosial-emosional, bahasa, dan motorik anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei. Subjek penelitian adalah mahasiswa Program Studi PAUD semester 3, 5, 7 yang telah melaksanakan perkuliahan mata kuliah media dan sumber belajar berjumlah sekitar 30 orang Instrumen penelitian berupa angket skala Likert yang mengukur aspek pemahaman, kreativitas, kemandirian, dan pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki persepsi positif terhadap pentingnya pengembangan sumber belajar. Namun demikian, masih terdapat kendala pada aspek inovasi dan pemanfaatan sumber belajar berbasis lingkungan lokal. Temuan ini menunjukkan perlunya penguatan kompetensi mahasiswa dalam perencanaan dan pengembangan sumber belajar berbasis karakteristik anak usia dini. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa dalam pengembangan sebuah media dan sumber belajar dalam proses belajar masih perlu ditingkatkan kembali, karena masih ada guru yang hanya menggunakan bahan yang bias dan tidak mengikuti perkembangan saat ini. Tugas guru yang paling utama adalah mengajar dan mendidik anak didik. Sebagai pengajar, guru merupakan perantara aktif (medium) antara anak didik dan ilmu pengetahuan, sedangkan sebagai pendidik, guru merupakan perantara aktif antara anak didik dengan haluan filsafat Negara dan kehidupan masyarakat dengan segala macam aspeknya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa memiliki persepsi positif terhadap pengembangan sumber belajar dan merasakan peningkatan kepercayaan diri dalam kegiatan mengajar.
Copyrights © 2026