Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan Program Kampung Iklim (ProKlim) di Desa Cikidang, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas tahun 2023. Program ini merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap dampak perubahan iklim melalui aksi adaptasi dan mitigasi berbasis partisipasi masyarakat. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan model implementasi kebijakan Van Meter dan Van Horn yang mencakup enam variabel, yaitu standar dan sasaran kebijakan, sumber daya, hubungan antarorganisasi, karakteristik agen pelaksana, kondisi sosial, politik, dan ekonomi, serta disposisi implementor. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan pemerintah desa, pengelola ProKlim, Dinas Lingkungan Hidup, serta masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi ProKlim di Desa Cikidang telah berjalan dengan baik, ditandai oleh tingginya partisipasi masyarakat dalam kegiatan pengelolaan lingkungan, seperti pengelolaan sampah, konservasi air, pertanian terpadu, dan penghijauan. Keberhasilan program didukung oleh sinergi antar pemangku kepentingan serta kondisi sosial masyarakat yang partisipatif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi ProKlim di Desa Cikidang berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran lingkungan dan kapasitas masyarakat dalam menghadapi perubahan iklim, sehingga berpotensi menjadi praktik baik (best practice) dalam pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat di tingkat desa.
Copyrights © 2026