Implementasi Gerakan Literasi Sekolah (GLS) di SD Negeri 1 Godong, Kabupaten Grobogan, telah menunjukkan dampak positif dalam meningkatkan kemampuan literasi membaca siswa, meskipun masih terdapat beberapa tantangan yang perlu diatasi. Berdasarkan hasil penelitian deskriptif kualitatif yang melibatkan wawancara, observasi, angket, dan tes membaca, pelaksanaan GLS di sekolah ini berjalan baik, ditandai dengan kebiasaan membaca 15 menit sebelum pembelajaran serta dukungan sarana seperti pojok baca dan perpustakaan. Hasil tes membaca siswa kelas III dan V menunjukkan capaian yang cukup baik, dengan nilai tertinggi mencapai 93 mengindikasikan bahwa GLS berperan dalam mengembangkan minat dan kompetensi literasi. Namun, implementasi ini masih menghadapi kendala, seperti keterbatasan variasi buku bacaan yang relevan dan tingkat kedisiplinan siswa yang belum optimal. Untuk mengatasi hal tersebut, sekolah telah menerapkan strategi seperti pemberian motivasi, arahan guru, serta kegiatan membaca bersama. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa GLS efektif mendorong literasi siswa, namun diperlukan pengembangan lebih lanjut, terutama dalam penyediaan bahan bacaan yang beragam dan upaya konsisten untuk membangun kedisiplinan siswa agar hasil yang dicapai dapat lebih optimal.
Copyrights © 2026