Ahmad, Dzulfiqar Issac
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Mengembangkan Potensi Lokal: Pengabdian Pelatihan Digital dan Kreatif di Dusun Watulawang Yaya, Muhammad Helmi; Nursyahidah, Farida; Ahmad, Dzulfiqar Issac; Sari, Khofifah Arum; Prawitasuri, Chintya Dewi; Royhan, Mas’ud Hadad
Inspirasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2024): Inspirasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Inspirasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dusun Watulawang, kaya akan budaya dan potensi alam, menghadapi tantangan dalam pengembangan sumber daya manusia dengan rendahnya tingkat pendidikan dan keterbatasan kemampuan memanfaatkan teknologi (BPS, 2022). Dalam konteks ini, pelatihan digital dan kreatif menjadi krusial untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dan membantu mereka bersaing di era digital. Pelatihan ini bertujuan untuk memanfaatkan teknologi dalam pengembangan potensi lokal, dengan mengintegrasikan pendekatan teori dan praktik serta menggunakan teknologi pembelajaran seperti video tutorial dan platform online (NTL, 2020). Dengan melibatkan lebih dari 50 peserta, pelatihan ini berhasil meningkatkan keterampilan digital dan kreatif, memberikan dampak positif secara ekonomi dan sosial. Peserta berhasil memanfaatkan teknik tie dye untuk pembuatan taplak dan keterampilan desain digital menggunakan Canva, membuka peluang baru dan mendukung keberlanjutan serta daya saing di pasar kerja yang kompetitif. Program ini memberikan platform untuk belajar, berkolaborasi, dan berinovasi, mempersiapkan peserta untuk menghadapi tantangan masa depan dengan keterampilan yang relevan dan kemampuan beradaptasi.
Pelatihan Pembuatan Sapu Tangan Motif Batik di Pojok Kreatif Desa Cerdas Kedungboto Royhan, Mas’ud Hadad; Nursyahidah, Farida; Rubowo, Maya Rini; Zuhri, Muhammad Saifuddin; Purwosetiyono, FX Didik; Ahmad, Dzulfiqar Issac; Hardiyanto, Dwi
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 15, No 3 (2024): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v15i3.19964

Abstract

Pelatihan pembuatan saputangan bermotif batik bertujuan untuk meningkatkan keterampilan teknik batik peserta serta mendorong kreativitas dalam desain produk rumah tangga. Program pengabdian ini melibatkan penyampaian teori dan praktik langsung. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa peserta berhasil menerapkan teknik batik dengan baik, menghasilkan produk akhir yang berkualitas. Peserta juga menunjukkan tingginya tingkat kreativitas dalam menciptakan motif batik. Tanggapan balikan pihak penyelenggara pelatihan adalah kepuasan atas materi pembicaraan dan arahan seperti juga rencana di masa depan pencapaian dari langkah-langkah tersebut untuk memperoleh penghidupan kerajinan tangan. Pelatihan ini memberikan dampak positif pada aspek ekonomi dan sosial, dengan potensi untuk pemberdayaan ekonomi lokal dan pelestarian budaya batik. Hendaknya program pelatihan diperluas ke komunitas lain agar hasil lebih maksimal lagi di mana itu menjadi hal penting atau materi dikembangkan lebih lanjut guna hasil lebih optimal.
IMPLEMENTASI ANALISIS GERAKAN LITERASI SEKOLAH DALAM MENDUKUNG KEMAMPUAN MEMBACA SISWA DI SD NEGERI 1 GODONG KECAMATAN GODONG KABUPATEN GROBOGAN Ahmad, Dzulfiqar Issac; Prasetyo, Singgih Adhi; Fajriyah, Khusnul
Indonesian Journal of Elementary School Vol 6, No 1 (2026): Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ijes.v6i1.23983

Abstract

Implementasi Gerakan Literasi Sekolah (GLS) di SD Negeri 1 Godong, Kabupaten Grobogan, telah menunjukkan dampak positif dalam meningkatkan kemampuan literasi membaca siswa, meskipun masih terdapat beberapa tantangan yang perlu diatasi. Berdasarkan hasil penelitian deskriptif kualitatif yang melibatkan wawancara, observasi, angket, dan tes membaca, pelaksanaan GLS di sekolah ini berjalan baik, ditandai dengan kebiasaan membaca 15 menit sebelum pembelajaran serta dukungan sarana seperti pojok baca dan perpustakaan. Hasil tes membaca siswa kelas III dan V menunjukkan capaian yang cukup baik, dengan nilai tertinggi mencapai 93 mengindikasikan bahwa GLS berperan dalam mengembangkan minat dan kompetensi literasi. Namun, implementasi ini masih menghadapi kendala, seperti keterbatasan variasi buku bacaan yang relevan dan tingkat kedisiplinan siswa yang belum optimal. Untuk mengatasi hal tersebut, sekolah telah menerapkan strategi seperti pemberian motivasi, arahan guru, serta kegiatan membaca bersama. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa GLS efektif mendorong literasi siswa, namun diperlukan pengembangan lebih lanjut, terutama dalam penyediaan bahan bacaan yang beragam dan upaya konsisten untuk membangun kedisiplinan siswa agar hasil yang dicapai dapat lebih optimal.