Anggur bersifat mudah rusak dan memiliki umur simpan yang terbatas jika disimpan dalam kondisi segar. Suhu optimal untuk penyimpanan anggur adalah antara -1°C hingga 4°C dengan umur simpan selama 4–6 minggu. Sedangkan jika buah disimpan pada suhu ruang umur simpan hanya mencapai 3-6 hari. Edible coating adalah sebuah metode pelapisan buah menggunakan bahan pelapis yang dapat dikonsumsi dan diaplikasikan secara langsung pada permukaan produk yang berupa lapisan tipis. Metode coating dapat dilakukan dengan metode pencelupan (dipping method). Pada penelitian ini akan mengkaji pengaruh perbandingan konsentrasi pektin pisang (2%,4% dan 6%) dan sorbitol (2% dan 3%) terhadap umur simpan pada buah anggur hijau (vitis vinifera linn). Dari penelitian tersebut diperoleh hasil yang menunjukkan bahwa tingkat konsentrasi memiliki pengaruh signifikan terhadap umur simpan yang diukur dengan tingkat susut bobot, kadar vitamin C dan total padatan terlarut (TPT). Dimana semakin tinggi konsentrasi pelapisan pektin maka susut bobot, vitamin C dan total padatan terlarut (TPT) semakin rendah terhadap lama penyimpanan. Nilai susut bobot paling rendah dimiliki oleh konsentrasi 6% : 2% dengan umur simpan 9 hari yaitu 15,355%, nilai vitamin C paling rendah dimiliki oleh konsentrasi 4% : 3% dengan umur simpan 9 hari yaitu 0,008%, dan nilai total padatan terlarut (TPT) paling rendah dimiliki oleh konsentrasi 6% : 2% dengan umur simpan 9 hari yaitu 6,8°brix.
Copyrights © 2026