Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Variasi Waktu dan Konsentrasi KOH Dalam Produksi Asam Oksalat (C2H2O4) dari Limbah Kertas Hvs Dengan Metode Peleburan Alkali Tasya Maidayanti; Lukman Hakim; Rizka Nurlaila; Meriatna Meriatna; Rozanna Dewi; Wiza Ulfa Fibarzi
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol 3, No 1 (2023): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - April 2023
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v3i1.8018

Abstract

Asam oksalat adalah senyawa kimia yang memiliki rumus H2C2O4 dengan nama sistematis asam etanadioat. Selulosa adalah senyawa organik dengan rumus (C6H10O5)n. Selulosa apabila direaksikan dengan alkali kuat akan menghasilkan asam oksalat, asam asetat dan asam formiat dan reaksi ini disebut hidrolisis atau peleburan berkatalis basa. Limbah kertas hvs terkandung senyawa selulosa, senyawa selulosa ini dapat diolah menjadi produk lain seperti asam oksalat. Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan asam oksalat dari limbah kertas hvs dengan metode peleburan alkali, mengetahui waktu hidrolisis dan konsentrasi KOH terbaik dalam produksi asam oksalat dari limbah kertas hvs. Metode yang digunakan untuk memperoleh asam oksalat adalah metode hidrolisis peleburan alkali, dengan variasi KOH 15%, 30% dan 40% dan waktu hidrolisis 45, 75 dan 95 menit. Hasil yang didapatkan pada penelitian ini yaitu yield kadar asam oksalat tertinggi terdapat pada konsentrasi KOH 15% dengan waktu  hidrolisis 75 menit yaitu sebesar 7,79 %. Karakteristik asam oksalat yang diperoleh yaitu mempunyai nilai pH 1,5 dan mempunyai serapan Fourier Transform Infra Red (FTIR) yaitu serapan gugus hidroksil (O-H) pada bilangan gelombang 3402,43cm-1, gugus C=O yaitu pada bilangan gelombang 1683,86 cm-1 dan gugus C-O yaitu pada bilangan gelombang 1120,64 cm-1.
Pemberdayaan UMKM PeLiPlast dalam Penerapan Teknologi Daur Ulang Plastik untuk Produk Bernilai Ekonomis Nurlaila, Rizka; Wiza Ulfa Fibarzi; Fuadi; Rini Julistia; Arinanda; Teuku Alfiady
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, Januari 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v5i1.26082

Abstract

Permasalahan limbah plastik telah menjadi isu lingkungan global yang memerlukan perhatian serius. Salah satu solusi yang dapat diupayakan adalah penerapan teknologi daur ulang untuk mengolah limbah plastik menjadi produk yang bernilai ekonomis. Universitas Malikussaleh melalui PUI PT Technoplast telah merintis pendirian UMKM bernama Pengelolaan Limbah Plastik (PeliPast) yang telah memperoleh izin dengan Nomor Induk Perusahaan (NIB) 161024003790. Kegiatan Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kemandirian UMKM PeLiPlast. Kegiatan diawali dengan persiapan dan analisis kebutuhan dilanjutkan dengan implementasi program pemberdayaan serta ditutup dengan diskusi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat pada UMKM PeLiPlast berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam pengelolaan limbah plastik dan dampak kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan kualitas bahan baku plastik hasil daur ulang, yang berdampak langsung pada kualitas produk akhir.
ISOLASI TANIN DARI DAUN KETAPANG (TERMINILIA CATAPPA) SEBAGAI BIOSORBEN LOGAM TIMBAL PB2+ DENGAN AKTIVATOR NAOH Dwi Dear Asrianda Damanik; Meriatna; Masrullita; Wiza Ulfa Fibarzi; Raudhatul Ulfa; Zulmiardi
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 5 No. 06 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-December 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v5i06.23769

Abstract

Biosorben merupakan material padat yang pada umumnya berpori, yang digunakan untuk menyerap molekul adsorbat dalam suatu proses adsorpsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi tanin dari daun ketapang (Terminalia catappa) dan mengkaji efektivitasnya sebagai biosorben dalam penyerapan logam berat timbal (Pb²⁺) dengan aktivasi menggunakan NaOH. Proses aktivasi dilakukan dengan merendam serbuk tanin dalam larutan NaOH 0,1 N selama 24 jam, kemudian dianalisis karakteristik biosorben menggunakan FTIR dan SEM untuk mengetahui gugus fungsi aktif serta morfologi pori-pori. Variabel bebas yang diuji adalah massa biosorben (0,2; 0,4; 0,6; 0,8 dan 1 gram) dan waktu kontak (30, 45, 60, 75, 90 menit), sementara variabel terikat meliputi kapasitas penyerapan, persen penyerapan, dan isoterm adsorpsi. Analisis konsentrasi Pb²⁺ dilakukan menggunakan Atomic Absorption Spectroscopy (AAS). Hasil menunjukkan bahwa peningkatan massa biosorben dan waktu kontak meningkatkan efisiensi penyerapan Pb²⁺ hingga mencapai 99,45% dengan kapasitas maksimum 12,20 mg/g pada massa 1 gram dan waktu 90 menit. Kurva isoterm Langmuir (R² = 0,9999) lebih sesuai menggambarkan mekanisme adsorpsi dibandingkan isoterm Freundlich (R² = 0,9149), menandakan adsorpsi berlangsung secara monolayer pada permukaan homogen. Aktivasi kimia dengan NaOH berhasil meningkatkan luas permukaan dan porositas biosorben yang mendukung penyerapan logam Pb²⁺. Studi ini menegaskan bahwa tanin daun ketapang yang teraktivasi secara kimia merupakan biosorben yang efektif dan potensial untuk aplikasi pengolahan limbah cair mengandung logam berat.
Pengaruh Ekstrak Bunga Telang (Clitoria Ternatea) Terhadap Kualitas Sabun Padat Transparan Berbahan Dasar Virgin Coconut Oil Septina Br Siregar, Rika; Wusnah; Wiza Ulfa Fibarzi; Raudhatul Ulfa; Fikri Hasfita
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 6 No. 02 (2026): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-April 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v6i02.23983

Abstract

Sabun transparan dibuat sebagai produk perawatan kulit yang aman dengan memanfaatkan VCO sebagai sumber asam laurat dan ekstrak bunga telang digunakan sebagai pewarna alami dalam penelitian ini. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh variasi VCO (15-30 mL) dan ekstrak bunga telang (0-9 mL) terhadap sifat organoleptic, pH, kadar air, asam lemak bebas, alkali bebas, stabilitas busa, serta aktivitas antibakteri sabun padat transparan. Ekstrak bunga telang diperoleh melalui proses maserasi menggunakan pelarut etanol 96%, sedangkan sabun transparan dibuat dengan metode panas (saponifikasi NaOH dan VCO pada suhu 70°C). Hasil uji ANOVA, variasi VCO dan ekstrak bunga telang berpengaruh signifikan terhadap warna sebesar p = 0,002 dan transparansi sebesar p = 0,040, namun tidak berpengaruh signifikan terhadap aroma sebesar p = 0,916 dan tekstur sebesar p = 0,641, formula terbaik organoleptik dari segi warna pada formula 15 mL VCO dan 9 mL ekstrak bunga telang, roma pada formula 20 mL VCO dan 6 mL ekstrak bunga telang, tekstur pada formula 30 mL VCO dan 0 mL ekstrak bunga telang, transparansi pada formula 25 mL VCO dan 9 mL ekstrak bunga telang, kadar air terendah dengan nilai 10,42% pada 30 mL VCO dan 0 mL ekstrak bunga telang, pH dengan nilai rentang 9,2 – 9,6, serta stabilitas busa tertinggi dengan nilai 88,31% pada formula 30 mL VCO dan 0 mL ekstrak bunga telang. Formula dengan 15 mL VCO dan 9 mL ekstrak bunga telang menghasilkan kadar asam lemak bebas serta alkali bebas terendah. Namun, hasil uji antibakteri terhadap Staphylococcus aureus tidak menunjukkan zona hambat signifikan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa ekstrak bunga telang mampu meningkatkan kualitas fisik sabun transparan, meskipun aktivitas antibakterinya masih memerlukan penelitian lebih lanjut.
Inovasi Edible Coating Berbasis Pektin Pisang dan Sorbitol dalam Memperpanjang Umur Simpan Anggur Hijau (Vitis Vinifera L.) Rizka Nurlaila; Wiza Ulfa Fibarzi; Gita Padusy Mantoffani; Iqbal Kamar; Yohana Dian Putri; Zulmiardi
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 6 No. 02 (2026): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-April 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v6i02.27507

Abstract

Anggur bersifat mudah rusak dan memiliki umur simpan yang terbatas jika disimpan dalam kondisi segar. Suhu optimal untuk penyimpanan anggur adalah antara -1°C hingga 4°C dengan umur simpan selama 4–6 minggu. Sedangkan jika buah disimpan pada suhu ruang umur simpan hanya mencapai 3-6 hari. Edible coating adalah sebuah metode pelapisan buah menggunakan bahan pelapis yang dapat dikonsumsi dan diaplikasikan secara langsung pada permukaan produk yang berupa lapisan tipis. Metode coating dapat dilakukan dengan metode pencelupan (dipping method). Pada penelitian ini akan mengkaji pengaruh perbandingan konsentrasi pektin pisang (2%,4% dan 6%) dan sorbitol (2% dan 3%) terhadap umur simpan pada buah anggur hijau (vitis vinifera linn). Dari penelitian tersebut diperoleh hasil yang menunjukkan bahwa tingkat konsentrasi memiliki pengaruh signifikan terhadap umur simpan yang diukur dengan tingkat susut bobot, kadar vitamin C dan total padatan terlarut (TPT). Dimana semakin tinggi konsentrasi pelapisan pektin maka susut bobot, vitamin C dan total padatan terlarut (TPT) semakin rendah terhadap lama penyimpanan. Nilai susut bobot paling rendah dimiliki oleh konsentrasi 6% : 2% dengan umur simpan 9 hari yaitu 15,355%, nilai vitamin C paling rendah dimiliki oleh konsentrasi 4% : 3% dengan umur simpan 9 hari yaitu 0,008%, dan nilai total padatan terlarut (TPT) paling rendah dimiliki oleh konsentrasi 6% : 2% dengan umur simpan 9 hari yaitu 6,8°brix.