Program pemberdayaan masyarakat melalui senam sehat anti hipertensi dan brisk walking dilaksanakan di Desa Nambo sebagai upaya preventif dalam menanggulangi tingginya kejadian hipertensi di masyarakat. Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang sering tidak disadari (silent killer), namun berisiko menimbulkan komplikasi serius seperti penyakit jantung dan stroke, sehingga diperlukan intervensi berbasis komunitas yang mudah diterapkan. Kegiatan ini melibatkan 106 responden di RW 04. Metode yang digunakan berupa edukasi kesehatan mengenai faktor risiko dan pencegahan hipertensi, disertai praktik senam anti hipertensi dan brisk walking, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan responden yang signifikan, dengan rata-rata nilai meningkat dari 6,60 menjadi 8,25 serta 94,3% responden mencapai kategori pengetahuan sangat baik. Selain itu, intervensi senam anti hipertensi dan brisk walking terbukti efektif menurunkan rata-rata tekanan darah sistolik dari 135,07 mmHg menjadi 132,28 mmHg dan diastolik dari 83,61 mmHg menjadi 81,71 mmHg. Temuan ini menunjukkan bahwa intervensi berbasis aktivitas fisik sederhana dan edukasi efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat. Program ini berpotensi menjadi strategi berkelanjutan dalam pencegahan dan pengendalian hipertensi di tingkat komunitas.
Copyrights © 2026