ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin
Vol. 4 No. 5 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Mei 2026

Potret Ketokohan Dalam Puisi Diponegoro Karya Chairil Anwar dan Puisi Sebuah Jaket Berlumur Darah Karya Taufik Ismail

Nur Alfan Ramadani (Universitas Islam Malang, Jawa Timur, Indonesia)
Jiddanul Mahbubil Haq (Universitas Islam Malang, Jawa Timur, Indonesia)
Hasan Busri (Universitas Islam Malang, Jawa Timur, Indonesia)



Article Info

Publish Date
30 May 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah bagaimana dua penyair, Chairil Anwar dan Taufik Ismail, menggambarkan simbolisme dan perjuangan pahlawan dalam puisi mereka, "Diponegoro" dan "Sebuah Jaket Berlumur Darah." Penelitian ini penting dilakukan untuk menginvestigasi bagaimana potret pahlawan dan perjuangan mereka digambarkan melalui simbol yang digunakan oleh kedua penyair. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif eksploratif dengan pendekatan psikologi sastra, yang memungkinkan analisis mendalam terhadap sifat psikologis tokoh, konflik batin mereka, dan nilai-nilai yang mereka emban. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan simbol fisik, seperti "pedang dan keris" dalam puisi "Diponegoro" dan "jaket berlumur darah" dalam "Sebuah Jaket Berlumur Darah," sebagai representasi dari pengorbanan dan kepahlawanan. Penelitian ini juga mengungkap bagaimana simbol-simbol tersebut menggambarkan kelanjutan perjuangan serta pesan moral tentang pengorbanan yang diwariskan dari generasi ke generasi. Analisis ini memberikan pemahaman komprehensif tentang bagaimana kedua penyair menggunakan teknik sastra untuk menggambarkan esensi kepahlawanan dalam konteks sosial-politik pada masa masing-masing.

Copyrights © 2026