Penelitian ini mengkaji kebutuhan media pembelajaran interaktif dalam fisika abad ke-21, terutama pada materi yang bersifat abstrak seperti perubahan iklim. Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan, minar, dan apresiasi siswa terhadap penggunaan animasi edukatif berbasis Scratch sebagai media pendukung pembelajaran fisika. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan instrumen kuesioner yang diberikan kepada 50 siswa kelas XI. Instrumen mencakup tiga aspek utama, yaitu kebutuhan dan minat siswa, penerimaan terhadap inovasi media, serta persepsi terhadap efektivitas animasi dalam membantu memahami konsep. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lebih dari 80% siswa memiliki minat tinggi terhadap animasi edukatif dan menilai media tersebut membantu mempermudah pemahaman materi. Siswa juga menunjukkan penerimaan positif terhadap penggunaan Scratch dan bersedia terlibat dalam pengembangan media. Temuan ini mengindikasikan bahwa animasi edukatif berbasis Scratch memiliki potensi untuk meningkatkan pemahaman konsep fisika, motivasi belajar, dan keterampilan abad ke-21.
Copyrights © 2026