Literasi Sosial dan Budaya Kewarganegaraan merupakan kemampuan individu untuk memahami, menghargai, dan bersikap bijak terhadap keragaman budaya Indonesia sebagai identitas bangsa, sekaligus memahami hak dan kewajiban sebagai warga negara untuk berpartisipasi aktif sebagai masyarakat multikultural, demi menjaga persatuan dan pembangunan bangsa di era global. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis literasi sosial budaya kewarganegaraan bagi anak imigran Indonesia yang mengikuti sanggar belajar di Malaysia. Penelitian dilakukan secara kualitatif deskriptif dengan pendekatan pengabdian Participatory Action Research (PAR) pada anak komunitas sanggar belajar. Data dikumpulkan melalui triangulaisi sumber, yakninya sumber wawancara, dokumentasi dan kajian literatur. Diskusi kelompok, permainan edukatif, cerita budaya, dan simulasi praktik kehidupan bermasyarakat adalah cara-cara interaktif yang digunakan untuk melaksanakan program pendampingan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa anak-anak lebih memahami norma sosial, keberagaman, dan toleransi, serta lebih terlibat dalam kehidupan sosial. Selain itu, terbukti bahwa pendekatan penelitian partisipatif aksi mampu meningkatkan keterlibatan dan kepercayaan anak saat mengekspresikan pengalaman dan identitas mereka
Copyrights © 2026