Pendidikan dasar merupakan fondasi strategis dalam membentuk kemampuan akademik dan karakter peserta didik. Namun, berbagai permasalahan pembelajaran masih sering dijumpai pada jenjang sekolah dasar. Data Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) tahun ajaran 2024/2025 menunjukkan bahwa anak tidak sekolah dan putus sekolah masih merupakan isu serius di sejumlah daerah, termasuk Kabupaten Maros. Kondisi ini tidak terlepas dari rendahnya hasil belajar, motivasi siswa, serta keterbatasan strategi pembelajaran yang responsif terhadap kebutuhan peserta didik. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dipandang sebagai pendekatan reflektif yang relevan untuk memperbaiki praktik pembelajaran secara berkelanjutan. Meskipun banyak PTK telah dilakukan oleh guru sekolah dasar, efektivitasnya belum banyak dikaji secara terintegrasi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas PTK dalam meningkatkan kualitas pembelajaran siswa sekolah dasar di Kabupaten Maros melalui pendekatan meta-analisis berbasis effect size. Penelitian ini menggunakan desain meta-analisis kuantitatif terhadap 20 artikel PTK yang dipublikasikan pada periode 20202024 dan diseleksi berdasarkan protokol PRISMA. Analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak JASP dengan model random effects untuk mengakomodasi heterogenitas antar studi. Ukuran efek dihitung menggunakan Hedges g berdasarkan desain pretestposttest. Hasil analisis menunjukkan bahwa PTK memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap pembelajaran siswa (g = 0,435; p < 0,001), dengan kategori efek sedang. Tingginya heterogenitas (I² = 81,573%) mencerminkan variasi konteks dan desain tindakan, sementara uji bias publikasi menunjukkan hasil yang tidak signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa PTK efektif secara moderat dan perlu dirancang secara kontekstual serta reflektif untuk mendukung peningkatan kualitas pembelajaran sekolah dasar secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026