Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji kelayakan serta kepraktisan e-modul berbasis Sustainable Development Goals (SDGs) dengan pendekatan Conceptual Change Model with Cognitive Conflict Approach (CCM-CCA) yang terintegrasi kearifan lokal dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan literasi lingkungan siswa. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model 4D yang meliputi tahap define, design, develop, dan disseminate (terbatas). Instrumen penelitian berupa lembar validasi ahli serta angket kepraktisan guru dan siswa. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif (Aiken’s V dan rumus persentase) dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul yang dikembangkan memiliki tingkat kelayakan sangat tinggi, ditinjau dari aspek isi, penyajian, bahasa, dan desain media dengan rata-rata indeks Aiken’s V 0,91. Integrasi isu-isu SDGs dengan konteks kearifan lokal serta penerapan sintaks CCM-CCA dinilai mampu memfasilitasi perubahan konseptual dan pembelajaran yang bermakna. Selain itu, hasil uji kepraktisan menunjukkan bahwa e-modul tergolong sangat praktis berdasarkan respon positif guru dan siswa dengan skor 88,3 dan 84,9, baik dari segi kemudahan penggunaan, kejelasan instruksi, maupun daya tarik tampilan. Sehingga e-modul berbasis SDGs dengan pendekatan CCM-CCA terintegrasi kearifan lokal dinyatakan layak dan praktis untuk digunakan sebagai bahan ajar inovatif yang berpotensi mendukung pengembangan berpikir kritis dan literasi lingkungan siswa.
Copyrights © 2026