Tingginya risiko bencana di Indonesia berdampak pada penurunan kondisi fisik dan psikososial siswa sekolah dasar, sementara model pendidikan jasmani responsif bencana yang terintegrasi masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Model Pembelajaran Gerak Dasar berbasis Deep Learning dan Ecopedagogy (DL-Eco) sebagai intervensi pemulihan holistik pascabencana. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development dengan kerangka ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Validasi model dilakukan oleh lima ahli menggunakan Aiken’s V, sedangkan efektivitas dirancang melalui desain quasi-eksperimental pada siswa sekolah dasar terdampak bencana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Model DL-Eco memiliki validitas tinggi (Aiken’s V = 0,81–0,93) dan mengintegrasikan empat fase pembelajaran: orientasi pengalaman, eksplorasi gerak, refleksi bermakna, dan aksi ekologis. Model ini berpotensi mendukung peningkatan keterampilan gerak dasar, kebugaran fisik, resiliensi, dan kesejahteraan psikososial siswa. Penelitian selanjutnya direkomendasikan untuk menguji efektivitas model secara longitudinal pada konteks kebencanaan yang lebih luas.
Copyrights © 2026