Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemanfaatan platform ASES-EdTech (Automated Short Essay Scoring – Education Technology) berbasis kecerdasan buatan terhadap pembentukan integritas karakter masyarakat Desa Orahili Gomo, Kecamatan Gomo, Kabupaten Nias Selatan. Desa Orahili Gomo merupakan salah satu desa terpencil di Nias Selatan yang menghadapi tantangan besar dalam akses pendidikan karakter dan pemberdayaan masyarakat berbasis teknologi digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei kausalitas, dilaksanakan pada Semester 5 Tahun Akademik 2026.1. Populasi penelitian adalah seluruh warga masyarakat produktif Desa Orahili Gomo yang terdiri dari guru, tokoh masyarakat, dan peserta program pemberdayaan, berjumlah 247 orang. Sampel sebanyak 152 responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner terstandar berskala Likert 5 poin yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan Structural Equation Modeling Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan aplikasi SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan platform ASES-EdTech berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembentukan integritas karakter masyarakat (beta = 0,714; t = 9,231; p < 0,001), dengan variansi yang dijelaskan sebesar 51,0% (R2 = 0,510). Dimensi kejujuran dan tanggung jawab memperoleh pengaruh terkuat dari implementasi platform ini. Temuan ini membuktikan bahwa teknologi AI-based assessment mampu menjangkau komunitas pedesaan terpencil dan berkontribusi nyata pada transformasi karakter masyarakat. Penelitian merekomendasikan perluasan program ASES-EdTech ke seluruh desa di Kabupaten Nias Selatan sebagai strategi pemberdayaan berbasis teknologi yang berkelanjutan.
Copyrights © 2025