Abstrak. Kesenjangan akses teknologi di wilayah pedalaman seringkali menghambat pengembangan kreativitas siswa dalam bidang desain grafis, sebagaimana yang terjadi di SMPN 3 Satap Tombolopao, Kabupaten Gowa. Lokasi geografis di dataran tinggi mengakibatkan keterbatasan fasilitas laboratorium komputer dan rendahnya literasi visual siswa.Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi desain grafis siswa dengan memanfaatkan platform cloud Canva dan optimalisasi Smart TV sebagai media instruksional kolaboratif. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Learning System (PALS) yang melibatkan 13 siswa melalui tahapan sosialisasi, pelatihan intensif (demonstrasi dan praktik), serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh indikator kompetensi: pemahaman prinsip desain meningkat dari 25% menjadi 85%, dan keterampilan operasional Canva melonjak dari 5% menjadi 90%. Penggunaan Smart TV terbukti efektif memberikan ketajaman visual yang mendukung ketelitian desain dibandingkan proyektor konvensional. Kendala stabilitas internet di lokasi disiasati melalui fitur offline editing. Kesimpulannya, integrasi teknologi tepat guna berbasis aset sekolah mampu meningkatkan digital self-efficacy siswa di sekolah satu atap, sekaligus menjadi solusi praktis dalam menjembatani digital divide di wilayah rural.Kata Kunci: Desain Grafis, Canva, Smart TV, Literasi Digital, Tombolopao
Copyrights © 2026