Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi risiko longsor di ruas jalan strategis Tana Toraja-Enrekang Km.242+400, yang secara historis mengalami gangguan akibat gerakan tanah. Evaluasi dilakukan dengan mengintegrasikan analisis stabilitas lereng secara geoteknik dan pemetaan bahaya berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). Data primer diperoleh dari survei lapangan dan uji laboratorium untuk parameter tanah, sementara data sekunder meliputi peta topografi, geologi, dan curah hujan. Analisis stabilitas menggunakan metode Bishop Simplified, sedangkan pemetaan bahaya menggunakan teknik weighted overlay di platform SIG. Hasil menunjukkan faktor keamanan (FK) lereng pada kondisi jenuh sebesar 1.18, mengindikasikan kondisi kritis (FK < 1.25). Peta bahaya mengklasifikasikan area tersebut sebagai Zona Bahaya Tinggi. Simpulan penelitian menyatakan bahwa ruas jalan ini memerlukan tindakan mitigasi segera, berupa perkuatan lereng struktural dan penerapan sistem pemantauan non-struktural untuk menjamin keselamatan dan kelancaran lalu lintas.
Copyrights © 2026