Pengembangan usaha peternakan pada hakekatnya merupakan suatu proses perubahan menuju kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat yang dapat menunjang pembangunan nasional. Oleh karena itu menjadi tugas dan tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat baik pemerintah maupun swasta, dan tentu juga perguruan tinggi beserta civitas akademikanya. Pembangunan bidang peternakan sudah semestinya untuk terus ditingkatkan untuk dapat mensejahterakan peternak melalui peningkatan kesempatan kerja dan berusaha, khususnya pada kelompok lapisan masyarakat bawah dipedesaan. Pemberdayaan usaha masyarakat peternak khususnya tergolong belum intensif, dan masih terfokus pada obyek ternak itu sendiri baik untuk penggemukan maupun pengembang-biakannya. Sementara potensi lain sebagai diversifikasi usaha, seperti pemanfaatna kotoran ternak belum banyak dilirik para peternak. Dengan dasar itulah kegiatan pelatihan dan praktik kerja ini dilakukan pada kelompok peternak di Desa Beririjarak Lombok Timur. Pelatihan ini dilakukan selama sehari penuh tanggal 9 Mei 2026 berlokasi di kantor desa, mulai penyampaian materi, tanya jawab dan dilanjutkan dengan praktik pembuatan pupuk dikandang kelompok sampai dengan siap packing. Pupuk yang sudah siap jual, sudah ditunggu oleh pedagang pengumpul untuk dipasarkan keluar Beririjarak. Proses ini berjalan lancar dan sukses karena saat pelatihan dilibatkan juga produsen pupuk langsung sekaligus distributor pupuk organik wilayah Lombok umumnya. Dengan metode kolaboratif ini mendapat respon yang sangat positif dari para peserta, mengingat masalah kotoran ini menjadi sumber pencemar lingkungan di desa setempat. Keseriusan tim pendamping dan pelatih serta para peserta dalam pelaksanaan kegiatan ini merupakan modal utama (sebagai faktor pendorong) untuk mengatasi berbagai permasalahan komplek khususnya dalam mengatasi masalah pencemaran lingkungan
Copyrights © 2026