Penelitian ini bertujuan untuk mengapresiasi karya sastra prosa, khususnya cerpen berjudul "Sepasang Lembu Ibu dan Wak Lam" karya Sunlie Thomas Alexander yang dimuat dalam Kumpulan Cerpen Kompas 2021, dengan menggunakan pendekatan struktural. Pendekatan struktural dipilih karena memungkinkan pembaca untuk membongkar unsur-unsur intrinsik karya sastra secara sistematis dan ilmiah, meliputi tema, alur, tokoh dan penokohan, latar, sudut pandang, gaya bahasa, dan amanat. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif-analitis dengan teknik studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerpen ini memiliki struktur naratif yang kohesif dengan tema sentral tentang relasi manusia, hewan, dan keterancaman ruang hidup tradisional di tengah modernisasi. Alur campuran digunakan secara efektif untuk membangun ketegangan emosional. Tokoh Wak Lam dan sepasang lembu berfungsi sebagai representasi simbolik dari nilai-nilai lokal yang terpinggirkan. Gaya bahasa yang khas menciptakan efek literer yang kuat. Kajian ini membuktikan bahwa pendekatan struktural masih relevan dan produktif dalam mengapresiasi prosa kontemporer Indonesia.
Copyrights © 2026