Media sosial menjadi ruang bebas bagi pengguna untuk menyampaikan opini dan mengekspresikan sikap terhadap berbagai fenomena publik. Salah satu bentuk ekspresi yang sering muncul adalah penggunaan bahasa sarkasme. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan bahasa sarkasme netizen pada kolom komentar akun TikTok Nisa Sabyan. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan sumber data berupa komentar netizen pada unggahan akun tersebut selama bulan Oktober 2025. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dan dianalisis berdasarkan konteks serta makna tuturan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa sarkasme digunakan sebagai bentuk sindiran, ejekan, dan kritik sosial yang menyoroti ketidaksesuaian antara citra religius dan perilaku individu menurut persepsi publik. Temuan ini memperlihatkan rendahnya kesadaran netizen terhadap kesantunan berbahasa di media sosial serta pentingnya etika komunikasi dalam ruang digital.
Copyrights © 2026