Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pengaruh penerapan etnomatematika berbasis budaya Bima Doro ro Ta Ngara terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis pada materi satuan panjang siswa kelas III sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode quasi-experimental dengan desain Nonequivalent Control Group Design yang melibatkan 20 siswa kelas III SDN 1 Maria sebagai kelompok eksperimen dan 20 siswa kelas III SDN Inpres 2 Maria sebagai kelompok kontrol. Kelompok eksperimen memperoleh pembelajaran dengan pendekatan etnomatematika yang mengintegrasikan prosesi menaiki dan menuruni tangga tebu dalam tradisi Doro ro Ta Ngara sebagai visualisasi konkret konversi satuan panjang, sedangkan kelompok kontrol menggunakan metode konvensional. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan kemampuan pemecahan masalah dengan rata-rata kelas eksperimen meningkat dari 49,40 menjadi 81,55 (peningkatan 32,15 poin), sementara kelas kontrol meningkat dari 46,70 menjadi 64,90 (peningkatan 18,20 poin). Uji-t independen menghasilkan nilai t hitung 18,970 > t tabel 1,656 dengan signifikansi 0,000 < 0,05, membuktikan terdapat pengaruh signifikan penerapan etnomatematika berbasis budaya Bima Doro ro Ta Ngara terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada materi satuan panjang.
Copyrights © 2026