Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan produk ecoprint bagi siswa untuk penguatan P5 kurikulum merdeka SDN 2 Danger Lombok Timur Linda Sekar Utami; M. Firman Ramadhan; Johri Sabaryati; Islahudin Islahudin; Arief Rahman; Fira Andriani; Jaenab Jaenab; Nurhidayati Nurhidayati; Samsiah Samsiah; Putri Winda Sudia Febrianti
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.26953

Abstract

Abstrak Pelatihan Ecoprint di SDN 2 Danger, Lombok Timur, diselenggarakan sebagai bagian dari upaya penguatan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam Kurikulum Merdeka. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman praktis kepada siswa tentang konsep keberlanjutan lingkungan melalui teknik ecoprint, yaitu teknik pewarnaan kain yang ramah lingkungan menggunakan bahan-bahan alami. Kegiatan ini melibatkan kelas 6 yang terdiri dari 45 siswa gabungan kelas A dan B dalam proses kreatif pembuatan motif pada kain dengan memanfaatkan daun, bunga, dan tumbuhan lainnya, sehingga siswa dapat memahami pentingnya menjaga kelestarian alam serta menumbuhkan rasa cinta terhadap lingkungan. Hasil dari pelatihan ini dapat meningkatkan kesadaran lingkungan siswa dan memperkuat nilai-nilai Pancasila, seperti gotong royong, kemandirian, dan tanggung jawab sosial. Pelatihan ecoprint tidak hanya memberikan keterampilan baru bagi siswa, tetapi juga menjadi sarana untuk mengintegrasikan nilai-nilai karakter dalam proses pembelajaran. Kata kunci: ecoprint; P5; kurikulum merdeka AbstractThe Ecoprint Workshop at SDN 2 Danger, East Lombok, was held as part of efforts to strengthen the Pancasila Student Profile Enhancement Project (P5) within the Merdeka Curriculum. The workshop aimed to provide practical understanding to students about the concept of environmental sustainability through the ecoprint technique, an eco-friendly fabric dyeing method using natural materials. The activity involved 45 sixth-grade students from classes A and B in a creative process of creating patterns on fabric using leaves, flowers, and other plants. This allowed students to understand the importance of preserving nature and foster a love for the environment. The outcomes of this workshop not only increased students' environmental awareness but also reinforced Pancasila values such as mutual cooperation, independence, and social responsibility. The ecoprint workshop not only equipped students with new skills but also served as a medium to integrate character values into the learning process. Keywords: ecoprint; P5; independent curriculum
PENGARUH PENERAPAN ETNOMATEMATIKA DALAM BUDAYA BIMA DORO RO TA NGARA TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PADA MATERI SATUAN PANJANG KELAS III SDN 1 MARIA Nurhidayati Nurhidayati; Intan Dwi Hastuti; Yuni Mariyati
Renjana Pendidikan Dasar Vol 6 No 2 (2026): Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pengaruh penerapan etnomatematika berbasis budaya Bima Doro ro Ta Ngara terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis pada materi satuan panjang siswa kelas III sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode quasi-experimental dengan desain Nonequivalent Control Group Design yang melibatkan 20 siswa kelas III SDN 1 Maria sebagai kelompok eksperimen dan 20 siswa kelas III SDN Inpres 2 Maria sebagai kelompok kontrol. Kelompok eksperimen memperoleh pembelajaran dengan pendekatan etnomatematika yang mengintegrasikan prosesi menaiki dan menuruni tangga tebu dalam tradisi Doro ro Ta Ngara sebagai visualisasi konkret konversi satuan panjang, sedangkan kelompok kontrol menggunakan metode konvensional. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan kemampuan pemecahan masalah dengan rata-rata kelas eksperimen meningkat dari 49,40 menjadi 81,55 (peningkatan 32,15 poin), sementara kelas kontrol meningkat dari 46,70 menjadi 64,90 (peningkatan 18,20 poin). Uji-t independen menghasilkan nilai t hitung 18,970 > t tabel 1,656 dengan signifikansi 0,000 < 0,05, membuktikan terdapat pengaruh signifikan penerapan etnomatematika berbasis budaya Bima Doro ro Ta Ngara terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada materi satuan panjang.