Salah satu jenis anak berkebutuhan khusus yang sering dijumpai di sekolah inklusi adalah anak dengan gangguan autisme. Anak dengan kondisi ini biasanya memiliki karakteristik seperti kesulitan berkomunikasi, kurangnya interaksi sosial, serta cenderung sibuk dengan dunianya sendiri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 11 Maret 2026 di SDN 06 Kota Bengkulu yang beralamat di Jl. Nusyirwan Zainul, Kampung Bali, Kecamatan Teluk Segara, Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu. Pemilihan lokasi penelitian didasarkan pada adanya siswa berkebutuhan khusus dengan karakteristik autisme yang mengikuti pembelajaran di sekolah tersebut. Penentuan subjek penelitian dilakukan dengan teknik purposive sampling, yaitu pemilihan subjek berdasarkan pertimbangan tertentu sesuai dengan kebutuhan penelitian
Copyrights © 2026