LEBAH
Vol. 19 No. 6 (2026): July: Pengabdian

Pemberdayaan Masyarakat melalui Pendampingan Budidaya Bebek Petelur dan Pengurusan Legalitas Usaha di Kampung Kapinango Desa Kartasana

Eli Apud Saepudin (Universitas Bina Bangsa, Indonesia)
Ujang Hibar (Universitas Bina Bangsa, Indonesia)
Dian Samudra (Universitas Bina Bangsa, Indonesia)
Achmad Nashrudin Priatna (Universitas Bina Bangsa, Indonesia)
Asnawi Asnawi (Universitas Bina Bangsa, Indonesia)
Fitria Pertiwi (Universitas Bina Bangsa, Indonesia)
Dani Darmawan (Universitas Bina Bangsa, Indonesia)



Article Info

Publish Date
13 Jun 2026

Abstract

Pemberdayaan ekonomi masyarakat merupakan salah satu strategi penting dalam meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian desa melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kemandirian ekonomi warga melalui budidaya bebek petelur di Kampung Kapinango, Desa Kartasana. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan pendekatan partisipatif dan deskriptif kualitatif, melalui tahapan observasi lapangan, sosialisasi, pelatihan teknis, pendampingan usaha, serta evaluasi program. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa budidaya bebek petelur memiliki potensi ekonomi yang cukup besar, ditandai dengan tingginya permintaan telur bebek di pasar lokal yang relatif stabil. Kegiatan pemberdayaan dilaksanakan melalui pelatihan budidaya yang mencakup pemeliharaan, pengelolaan pakan, serta pengelolaan hasil produksi. Selain itu, tim pengabdian juga memberikan pendampingan berkelanjutan dan fasilitasi penyediaan sarana dan prasarana dasar guna menunjang keberhasilan usaha masyarakat. Partisipasi aktif masyarakat dalam setiap tahapan kegiatan menjadi faktor utama keberhasilan program ini. Dampak yang dihasilkan tidak hanya berupa peningkatan pendapatan rumah tangga, tetapi juga terciptanya peluang usaha baru serta dibukanya lapangan kerja di lingkungan sekitar. Meskipun demikian, dalam pelaksanaannya masih ditemui beberapa kendala, seperti keterbatasan modal usaha, rendahnya pengetahuan teknis awal masyarakat, serta lemahnya harga pakan yang mempengaruhi biaya produksi. Sebagai tindak lanjut, diperlukan dukungan berkelanjutan dari pemerintah desa dan pemangku kepentingan terkait, khususnya dalam akses permodalan, pelatihan lanjutan, serta penguatan jaringan pemasaran hasil ternak. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui budidaya bebek petelur terbukti efektif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan dapat menjadi model pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal di wilayah pedesaan

Copyrights © 2026