Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan dan komunikasi terhadap kepuasan kerja pegawai Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas I Balikpapan, dengan work-life balance sebagai variabel mediasi. Kepuasan kerja menjadi fokus utama karena berperan penting dalam mendukung kinerja dan keberlangsungan pelayanan publik di sektor kepelabuhanan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 102 pegawai berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert dan dianalisis dengan metode Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS) menggunakan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan dan komunikasi tidak berpengaruh secara langsung terhadap kepuasan kerja pegawai. Namun demikian, work-life balance terbukti berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja. Selain itu, kepemimpinan dan komunikasi berpengaruh signifikan terhadap work-life balance, serta memiliki pengaruh tidak langsung terhadap kepuasan kerja melalui work-life balance sebagai variabel mediasi. Hal ini menunjukkan bahwa keseimbangan antara kehidupan kerja dan kehidupan pribadi menjadi faktor kunci dalam meningkatkan kepuasan kerja pegawai. Oleh karena itu, organisasi perlu mendorong penerapan kepemimpinan yang mendukung serta komunikasi yang efektif untuk menciptakan work-life balance yang optimal.
Copyrights © 2026