Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk mitos dan dekonstruksi mitos melalui wacana religi dalam cerpen Gentayangan karya Guntur Alam. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan dekonstruksi Jacques Derrida dan teori mitos Roland Barthes. Data penelitian berupa kutipan narasi dan dialog dalam cerpen yang menunjukkan oposisi biner, pembongkaran makna, dan ambiguitas teks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mitos arwah gentayangan dibangun melalui kepercayaan kolektif masyarakat, kemudian didekonstruksi melalui wacana religi yang menghadirkan ketidakstabilan makna antara mistis dan religius sehingga teks tidak menghadirkan kebenaran tunggal.
Copyrights © 2026