Penelitian ini bertujuan mengkaji implementasi metode storytelling dalam pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di kelas 4 MI Al-Ikhlas serta menganalisis strategi guru dalam mengelola kelas heterogen dengan keterbatasan fasilitas pembelajaran. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah wali kelas 4 dan 13 peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) metode storytelling terbukti efektif meningkatkan motivasi dan antusiasme belajar siswa pada materi SKI yang bersifat abstrak; (2) strategi tutor sebaya berhasil menjembatani kesenjangan pemahaman antar siswa; (3) pemberian soal pengayaan mencegah kejenuhan siswa berkemampuan tinggi; dan (4) kreativitas guru dalam menyusun Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) cetak yang menarik mampu mengompensasi keterbatasan fasilitas proyektor. Temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi praktis bagi pendidik di Madrasah Ibtidaiyah dalam merancang pembelajaran SKI yang efektif, interaktif, dan bermakna meskipun dengan keterbatasan sarana dan prasarana.
Copyrights © 2026