Kemampuan berpikir kreatif menjadi keterampilan penting dalam pembelajaran abad ke-21, namun masih ditemukan berbagai hambatan pada siswa sekolah dasar, khususnya dalammenghasilkan ide, fleksibilitas berpikir, dan keberanian menyampaikan gagasan. Penelitian inibertujuan mengidentifikasi masalah kemampuan berpikir kreatif siswa menggunakan aplikasipengukur kecerdasan. Metode Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studikasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi pada siswa SDN Setia Asih01 Kabupaten Bekasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melaluireduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil: Temuan menunjukkan bahwamayoritas siswa mengalami masalah berpikir kreatif pada aspek divergen, terutama dalammenghasilkan variasi ide dan mengeksplorasi solusi baru. Faktor penyebab meliputi rendahnyakepercayaan diri, ketergantungan pada contoh guru, dan kurangnya stimulus pembelajaran kreatif.Penelitian ini juga menghasilkan prototipe awal aplikasi pengukur kecerdasan yang dirancang untukmembantu identifikasi masalah kemampuan berpikir kreatif secara sistematis dan objektif.Implikasi: Hasil penelitian memberikan kontribusi terhadap pengembangan strategi pembelajaraninovatif dan pemanfaatan teknologi kecerdasan sebagai alat bantu identifikasi kemampuan berpikirkreatif siswa sekolah dasar
Copyrights © 2026