Keterampilan proses sains penting dimiliki siswa sebagai dasar untuk mengembangkan kemampuan berpikir ilmiah, memecahkan masalah, dan memahami konsep melalui pengalaman belajar langsung. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model Project Based Learning (PjBL) terhadap keterampilan proses sains siswa pada materi sistem pencernaan manusia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu dan desain nonequivalent control group. Populasi penelitian terdiri atas 66 siswa kelas V SDN 104197 Desa Klambir Tahun Ajaran 2026. Seluruh populasi dijadikan sampel melalui teknik total sampling dan dikelompokkan ke dalam kelas eksperimen serta kelas kontrol. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi keterampilan proses sains dan dianalisis melalui uji normalitas Shapiro–Wilk, uji homogenitas Levene’s Test, serta uji Independent Samples t-Test berbantuan SPSS versi 32. Hasil analisis menunjukkan nilai signifikansi 0,002 < 0,05, sehingga model PjBL berpengaruh signifikan terhadap keterampilan proses sains siswa. Direkomendasikan untuk penelitian selanjutnya menerapkan model PjBL pada materi IPAS yang lebih kompleks dan mengkaji variabel pembelajaran lain guna memperkuat bukti empiris mengenai efektivitas model ini dalam pembelajaran.
Copyrights © 2026