Penerapan Kurikulum Merdeka menuntut pembelajaran IPAS yang aktif dan kolaboratif, namun model konvensional sering kali membuat siswa pasif. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) berbantuan media Matching Card terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas V SD. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi-experiment (pretest-posttest control group design). Sampel penelitian terdiri dari 72 siswa yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling, terbagi menjadi 36 siswa kelas eksperimen (SDN 4 Sangsit) dan 36 siswa kelas kontrol (SDN 1 Kerobokan). Instrumen pengumpulan data menggunakan tes pilihan ganda yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Hasil analisis independent samples t-test pada skor N-Gain menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (< 0,05), yang berarti Hâ‚€ ditolak. Rata-rata N-Gain kelas eksperimen mencapai 0,61 (kategori Sedang), secara signifikan lebih baik dibandingkan kelas kontrol yang hanya 0,39 (kategori sedang). Dapat disimpulkan bahwa integrasi model TGT dan Matching Card efektif meningkatkan hasil belajar IPAS. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi guru SD untuk mengadopsi strategi pembelajaran gamifikasi yang inklusif dan kompetitif guna mengoptimalkan pencapaian siswa
Copyrights © 2026