Pengoptimalan potensi sumber daya lahan di Kabupaten Pacitan sangat penting dilakukan untuk pengembangan kawasan pertanian. Salah satu pengembangan kawasan pertanian yang dapat dilakukan yaitu pengembangan perkebunan kopi berbasis agroforestri. Pengembangan kawasan pertanian merupakan suatu kegiatan yang kompleks dan perlu memerhatikan berbagai aspek kelestarian lingkungan dan kesesuaian serta daya dukung lahannya. Tujuan pengabdian adalah untuk mengevaluasi kesesuaian lahan dan memberikan rekomendasi pengelolaan tanaman kopi arabika di Desa Tokawi, Kecamatan Nawangan, Kabupaten Pacitan. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Maret – Oktober 2021 di Desa Tokawi, Kecamatan Nawangan, Kabupaten Pacitan. Metode pendekatan yang digunakan adalah community-based. Hasil kegiatan pendampingan menunjukkan bahwa pengembangan kopi arabika di Desa Tokawi, telah sesuai peruntukkannya hanya saja kendala peningkatan produksi seperti suhu yang belum sesuai, ketersediaan air, dan ketersediaan hara harus diperhatikan. Untuk mengatasi persoalan yang ada maka perbaikan harus didasarkan pada faktor penghambat pertumbuhan tanaman seperti ketersediaan air dan hara. Beberapa unit lahan telah mengalami peningkatan kelas kesesuaian lahan (kesesuaian lahan potensial) setelah ada input teknologi perbaikan yaitu pembuatan drainase, penambahan bahan organik, pengapuran, pemupukan N, pemupukan batuan fosfat, pemupukan K, dan pembuatan teras.
Copyrights © 2023