Kecerdasan Buatan (AI) telah muncul sebagai inovasi transformatif dalam pendidikan matematika kejuruan, yang menawarkan peluang baru untuk meningkatkan hasil pembelajaran dan mengatasi tantangan yang sudah lama ada. Tinjauan sistematis ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan AI dalam pendidikan matematika kejuruan, dampaknya terhadap keterlibatan, kinerja, dan kepuasan siswa, serta tantangan yang terkait dengan integrasinya. Dengan menggunakan kerangka kerja PRISMA, studi ini menganalisis artikel yang ditinjau sejawat yang diterbitkan antara tahun 2020 sampai 2025, yang bersumber dari basis data seperti Scopus, Web of Science, SpringerLink, dan ScienceDirect. Temuan tersebut mengungkapkan bahwa perangkat AI, termasuk Intelligent Tutoring Systems (ITS), asisten virtual, dan aplikasi gamifikasi, telah berhasil diterapkan untuk mempersonalisasi pembelajaran dan meningkatkan hasil siswa. Perangkat ini telah menunjukkan dampak positif yang signifikan, seperti peningkatan keterlibatan siswa, peningkatan nilai ujian, dan tingkat kepuasan yang lebih tinggi. Namun, tantangan seperti infrastruktur yang terbatas, kesiapan guru, dan masalah etika terkait privasi data dan bias algoritmik menghambat adopsi yang meluas. Studi ini menyimpulkan bahwa meskipun AI memiliki potensi besar untuk merevolusi pendidikan matematika kejuruan, mengatasi hambatan ini sangat penting untuk implementasi yang adil dan efektif. Penelitian di masa mendatang harus difokuskan pada pengembangan solusi AI yang hemat biaya, perluasan program pelatihan guru, dan eksplorasi dampak jangka panjang AI pada pendidikan kejuruan. Tinjauan ini memberikan wawasan berharga bagi para pendidik, pembuat kebijakan, dan peneliti yang berupaya memanfaatkan AI untuk pembelajaran matematika yang inovatif dan inklusif di sekolah kejuruan.
Copyrights © 2024