Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pemberdayaan Industri Rumah Tangga (IRT) Melalaui Rancang Bangun Teknologi Pengolahan Minuman Herbal Herman Saputro; Gusti Fauza; Elisa Herawati; Catur Sugiarto; Tastafiyan Risfandy; Riyadi Muslim
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 3 (2023): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v5i3.471

Abstract

Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi minuman herbal berbahan dasar empon-empon berbasis teknologi untuk kelompok masyarakat Industri Rumah Tangga (IRT) dusun Joso, Temboro, Karang Tengah, Kab. Wonogiri. Dampak pandemi covid 19 menyebabkan peningkatan kebutuhan akan konsumsi jamu herbal, sedangkan IRT belum mampu memenuhi permintaan tersebut. Karang tengah sebagai salah satu penyumbang kelompok produksi jamu tradisional terbesar dengan total persebaran 515 produsen jamu perlu didorong agar dapat berkembang. Melihat permasalahan tersebut Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Sebelas Maret memberikan dukungan melalui rancang bangun teknologi berupa Mesin Press dan Mesin Blender. Metode pelaksanaan pengabdian diawali dengan observasi dan perancangan mesin melalui 5 tahap perancangan. Hasil perancangan menunjukkan ada peningkatan efisensi kuantitas dan kualitas produksi minuman herbal yang dilakukan. Program ini memberi pengaruh besar kepada masyarakat dalam melihat teknologi sebagai bagian penting dalam meningkatkan usaha berbasis kelompok masarakat.
Experimental study of RDF-5 performance based on natural waste on fast pyrolysis process on the quality of the liquid smoke Herman Saputro; Laila Fitriana; Aris Purwanto; Riyadi Muslim; Muchlis Mahmuddin
International Journal of Advances in Applied Sciences Vol 12, No 3: September 2023
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijaas.v12.i3.pp250-256

Abstract

Energy problems are one of the cases faced by almost all countries in the world. No longer found oil reserves in significant quantities causing problems in the energy sector. The world's energy needs continue to increase and become a global problem in the use of energy in various sectors resulting in an energy crisis. The use of waste-to-energy (WtE) technology is appropriate, considering that energy needs continue to increase along with the increasing amount of waste that is not managed and hurts the ecosystem. Refuse-derived fuel (RDF) is a waste management technique that converts waste into bio-solid fuel. RDF is produced from the mechanical separation of combustible and non-combustible fractions from waste. Utilizing RDF biomass from durian peel and sugar palm is one of the efforts to maximize the pyrolysis process in organic waste, increasing the combustion potential. Processing durian skin and sugar palm waste into RDF will maximize the potential of the combustion results, which can later facilitate testing. This study also aims to utilize sugar palm waste and durian peel to have a use value as an alternative fuel. This research was an experimental study, fast pyrolysis was employed by using 300 grams both in durian and sugar palm, and the temperature was varied from 400, 500, and 600 °C. The results showed that the test of liquid smoke RDF-5 sugar palm at a temperature of 400 °C at 112 mL and RDF-5 durian at 600 °C at 137 mL.
ARTIFICIAL INTELLIGENCE AS INNOVATION IN MATHEMATICS LEARNING IN VOCATIONAL SCHOOLS: A SYSTEMATIC REVIEW Slamet Kurniawan Fahrurozi; Muhammad Hassan Massaty; Riyadi Muslim
Journal of Mathematics and Mathematics Education Vol 14, No 2 (2024): Journal of Mathematics and Mathematics Education (JMME)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jmme.v14i2.99927

Abstract

Kecerdasan Buatan (AI) telah muncul sebagai inovasi transformatif dalam pendidikan matematika kejuruan, yang menawarkan peluang baru untuk meningkatkan hasil pembelajaran dan mengatasi tantangan yang sudah lama ada. Tinjauan sistematis ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan AI dalam pendidikan matematika kejuruan, dampaknya terhadap keterlibatan, kinerja, dan kepuasan siswa, serta tantangan yang terkait dengan integrasinya. Dengan menggunakan kerangka kerja PRISMA, studi ini menganalisis artikel yang ditinjau sejawat yang diterbitkan antara tahun 2020 sampai 2025, yang bersumber dari basis data seperti Scopus, Web of Science, SpringerLink, dan ScienceDirect. Temuan tersebut mengungkapkan bahwa perangkat AI, termasuk Intelligent Tutoring Systems (ITS), asisten virtual, dan aplikasi gamifikasi, telah berhasil diterapkan untuk mempersonalisasi pembelajaran dan meningkatkan hasil siswa. Perangkat ini telah menunjukkan dampak positif yang signifikan, seperti peningkatan keterlibatan siswa, peningkatan nilai ujian, dan tingkat kepuasan yang lebih tinggi. Namun, tantangan seperti infrastruktur yang terbatas, kesiapan guru, dan masalah etika terkait privasi data dan bias algoritmik menghambat adopsi yang meluas. Studi ini menyimpulkan bahwa meskipun AI memiliki potensi besar untuk merevolusi pendidikan matematika kejuruan, mengatasi hambatan ini sangat penting untuk implementasi yang adil dan efektif. Penelitian di masa mendatang harus difokuskan pada pengembangan solusi AI yang hemat biaya, perluasan program pelatihan guru, dan eksplorasi dampak jangka panjang AI pada pendidikan kejuruan. Tinjauan ini memberikan wawasan berharga bagi para pendidik, pembuat kebijakan, dan peneliti yang berupaya memanfaatkan AI untuk pembelajaran matematika yang inovatif dan inklusif di sekolah kejuruan.
Penerapan Teknologi Pencacah Multi Blade Pada Proses Pengolahan Limbah Ikan sebagai Upaya Pemberdayaan Nelayan Di Desa Berahan Kulon, Kecamatan Wedung Kabupaten Demak Laila Fitriana; Herman Saputro; Husin Bugis; Budi Siswanto; Ranto Ranto; Riyadi Muslim
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 12, No 1 (2023): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v12i1.56315

Abstract

Desa Berahan Kulon Kec. Wedung Kab. Demak merupakan desa daerah pesisir pantai utara Jawa yang memiliki potensi perikanan yang cukup besar. Kegiatan usaha itu meliputi usaha perikanan air laut, air payau dan air tawar. Hasil tangkapan ikan laut setiap tahunnya tidak kurang dari 600 ton, serta budidaya ikan air tawar mencapai 97.6 ton per tahun. Potensi produksi ikan tersebut menyisakan limbah ikan dan kerang yang belum termanfaatkan dengan baik. Kegiatan yang dikeloala kelompok petani tambak dan nelayan tersebut juga memiliki masalah pada suplai dan harga pakan ikan yang selalu berubah-ubah. Akibat permasalahan tersebut usaha tambak yang dikelola melalui Kelompok Budidaya Ikan Margo mulyo mengalami kerugian. Adanya potensi dan permasalahan tersebut maka dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat terkait kemandirian pakan ikan dengan penerapan teknologi mesin pembuat tepung ikan. Penerapan teknologi pencacah multi blade untuk memudahkan proses pengolahan limbah ikan tangkapan nelayan menjadi tepung ikan. Kegiatan kemitraan ini difokuskan bagaimana menyediakan alat produksi tepung ikan dan pelatihan produksi bagi nelayan. Kegiatan kemitraan UMKM Margo Mulyo Abadi dengan UNS ini mampu menjadi solusi akan isu yang berkembang, sekaligus mampu meningkatkan nilai ekonomis limbah ikan sehingga terdapat peningkatan pendapatan bagi para anggotanya. Kata kunci: Pemberdayaan; Teknologi Pencacah; multi-blade; limbah ikan; tepung ikan.
Pelatihan dan Pemberdayaan Reverse engineering Bagi Siswa SMK untuk Mendukung Revolusi Indusri 4.0 Riyadi Muslim; Herman Saputro; Ranto Ranto; Ngatou Rohman; Riina Syvarulli
ABDIKAN: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/abdikan.v4i3.6252

Abstract

Rapid growth is being experienced by the automotive industry in Indonesia. A significant challenge for vocational school education is the increasing demand for skilled and relevant human resources in order to respond to the challenges of the Industrial Revolution 4.0. Students at SMK Daya Wangsa Wonogiri's Heavy Equipment Engineering Vocational School have difficulty mastering product design competencies due to limited technology and learning methods that focus on reverse engineering technology. Therefore, reverse engineering training based on industrial products is necessary to provide students with various product development skills.  This training method includes: 1) Introduction to reverse engineering; 2. Use of 3D scan as an advanced tool in reverse engineering; 3. Reverse engineering project; 4. Project presentation, and 5) Evaluation. This program is expected to provide technical skills that are competitive with the current state of the automotive industry. Results show that students exhibit excellent technical perception, attitude, and motivation toward this technology. This program can support improving the quality of vocational education through reverse engineering technology. In the future, it can establish SMK as a center of excellence by promoting applied technology.
Pemberdayaan Poktan Pengolahan Teh Hijau melalui Aplikasi Teknologi Penggulung Teh Berbasis IOT Riyadi Muslim; Cahyaningtyas Putri Suhita; Herman Saputro; Laila Fitriana
Jurnal Bersama Pengabdian Kepada Masyarakat (SAMAMAS) Vol. 1 No. 4 (2025): Desember 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/samamas.v1i4.220

Abstract

The revitalization of green tea production technology plays a pivotal role in fostering the enhancement of the quality and competitiveness of local products in Indonesia. Although Indonesia's green tea export earnings reached 69.01 million USD in 2023, this figure remains low compared to neighboring countries. Competitive trade in the global tea market requires improved production processing technology. This paper explains how the application of IoT-based green tea rolling technology can empower Poktan communities and align with the government's revitalization program. This community empowerment method is divided into six stages: 1). Preparation and production planning 2) Tool and Innovation Concept Development, 3) Innovation design, 4) Implementation, 5) Marketing digitalization, 6) Evaluation. This step is a breakthrough that will allow us to continue to be competitive by meeting the needs of consumers globally. Furthermore, the use of modern technology will help achieve SDG 7 (affordable and clean energy), SDG 9 (industry, innovation, and infrastructure), and SDG 13 (climate action) in the future.