Kemampuan mengenal bentuk geometri pada anak usia dini adalah kemampuan anak mengenal, menunjuk, menyebut serta mengumpulkan benda yang ada di sekitar anak berdasarkan bentuk geometri. Kemampuan mengenal bentuk geometri dapat dikembangkan dimulai dari kemampuan mengenali bentuk, menyelidiki bangunan, memisahkan gambar, serta belajar konsep spasial atau letak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan mengenal bentuk geometri pada anak usia 4-5 tahun serta menganalisis faktor pendukung dan faktor penghambat kemampuan mengenal bentuk geometri pada anak usia 4-5 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode kuantitatif dengan jenis penelitian survei. Penelitian ini termasuk kategori deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilakukan di TK Gugus Matahari Colomadu Karanganyar pada anak usia 4-5 tahun. Teknik sampling yang digunakan adalah sampling total atau sensus. Populasi dan sampel penelitian adalah anak usia 4-5 tahun dengan jumlah 36 anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner, observasi, dan wawancara dengan guru dan orang tua. Teknik uji validitas instrumen penelitian menggunakan validitas isi dan konstruk berupa uji validitas dan reliabilitas instrumen. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data deskriptif persentase yaitu untuk mendeskripsikan status variabel kemudian menyajikannya dalam bentuk persentase. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara umum kemampuan mengenal bentuk geometri pada anak usia 4-5 tahun di TK Gugus Matahari Colomadu Karanganyar termasuk pada kriteria BSH (Berkembang Sesuai Harapan) namun terdapat perbedaan skor antara data kuesioner guru dan orang tua. persentase data guru 74.04% dan data orang tua 71.03%.
Copyrights © 2023