Pendahuluan: Perokok adalah seseorang yang menghisap rokok ≥ 100 batang selama hidupnya dan saat ini masih merokok atau sudah berhenti merokok kurang dari 1 tahun. Asap rokok memiliki efek negatif terhadap kesehatan karena mengandung lebih dari 4.000 senyawa kimia, 400 zat berbahaya, dan 43 zat karsinogenik. Rokok mengandung nikotin yang bersifat adiksi menyebabkan ketergantungan sehingga diperlukan upaya lebih lanjut agar dapat berhenti merokok. Upaya berhenti merokok berlangsung baik apabila didukung kemampuan tenaga kesahatan yang memadai. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan tenaga kesehatan dalam program berhenti merokok serta meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai bahaya rokok.Metode: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bekerjasama dengan Puskesmas Purwodiningratan Kota Surakarta. Metode yang digunakan adalah memberikan penyuluhan kepada kader juga kepada tenaga kesehatan di wilayah Puskesmas tersebut tentang upaya berhenti merokok. Evaluasi kegiatan dilakukan penilaian pre dan post test yang bertujuan mengetahui tingkat pengetahuan kader dan tenaga kesehatan mengenai upaya berhenti merokok.Hasil dan Pembahasan: Jumlah peserta kegiatan adalah sebanyak 26 kader dan 16 tenaga kesehatan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kader dan tenaga kesehatan sudah mempunyai pengetahuan yang cukup tentang upaya berhenti merokok, tetapi dalam beberapa hal masih perlu ditingkatkan, terutama mengenai metode dan pendampingan perokok dalam melakukan upaya berhenti merokok. Didapatkan peningkatan nilai post-test menunjukkan peningkatan pengetahuan dari kader dan tenaga kesehatan setelah diberikan paparan tentang materi tersebut. Peningkatan tingkat pemahaman kader kesehatan sebesar 22% dan tenaga kesehatan sebesar 53%.Kesimpulan: Terjadi peningkatan pengetahuan tentang upaya berhenti merokok pada kader dan tenaga kesehatan Puskesmas Purwodiningratan.
Copyrights © 2023