Pendahuluan: Kesehatan reproduksi merupakan aset penting dan berharga yang harus dijaga di era globalisasi termasuk kesehatan pada usia lanjut (lansia) diantaranya menopause. Menopause adalah berakhirnya siklus menstruasi secara alami terjadi pada wanita usia 45 hingga 55 tahun dan tidak mengalami menstruasi lagi minimal 12 bulan. Program kesehatan terkait dengan menopause belum mendapatkan perhatian khusus. Rumah Sakit Universitas Sebelas Maret mengapresiasi hari Menopause Dunia dengan mengadakan pengabdian masyarakat berupa penyuluhan kesehatan mengenai menopause untuk pasien yang datang saat kontrol ke RS dan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mengenai menopause, gejala yang terjadi dan bagaimana supaya wanita tetap aktif dan produktif menjelang menopause.Metode: Rancangan penelitian berupa penyuluhan dan edukasi mengenai menopause dan bagaimana supaya tetap produktif menjelang dan saat menopause, diberikan secara tatap muka dengan media bantu berupa Power Point dengan sebelum dan sesudahnya diberikan pre dan post-test. Lokasi penelitian di ruang tunggu lantai 2 poliklinik Rumah Sakit UNS. Metode analisis data dinilai adanya peningkatan nilai pre-test ke post-test secara signifikan (p<0,05) diukur dengan menggunakan uji statistik t-berpasangan.Hasil dan pembahasan: Penyuluhan diikuti oleh 27 peserta. Tingkat pengetahuan peserta pre-test rata-rata 43,33 sedangkan post-test didapatkan 77,03 sehingga terdapat peningkatan nilai yang bermakna sebesar 33,70 (18,00) dengan nilai p < 0,001.Kesimpulan: Kegiatan penyuluhan dirasakan berhasil dalam upaya meningkatkan pengetahuan wanita saat menghadapi gejala menjelang dan saat menopause dengan adanya perubahan tingkat pengetahuan diukur melalui pre dan post-test sebesar 33,70 (18,00) dengan nilai p sebesar < 0,001.Kata Kunci: menopause; edukasi; persiapan.
Copyrights © 2024