Penelitian ini menganalisis data primer survei terhadap 107 mahasiswa pendidikan fisika semester 4 mengenai: (1) pengetahuan energi terbarukan dan konsep konversi energi, (2) sikap/keyakinan terkait energi dan pembelajaran, (3) perilaku hemat energi, serta (4) niat/adopsi teknologi hemat energi dan energi terbarukan. Instrumen terdiri dari 65 butir skala Likert 1–5 serta pertanyaan fasilitas pendukung di sekolah telah divaliasi oleh 3 ahli. Analisis meliputi statistik deskriptif, reliabilitas (Cronbach’s alpha), korelasi Spearman, uji beda nonparametrik, dan regresi linier. Hasil menunjukkan skor rata-rata pengetahuan 3,81 (SD=0,52), sikap 4,25 (SD=0,55), perilaku 4,03 (SD=0,60), dan niat adopsi 3,83 (SD=0,66). Seluruh konstruk reliabel (alpha=0,917–0,943). Korelasi antar konstruk signifikan dan positif, dengan hubungan terkuat antara perilaku dan niat/adopsi (rho=0,678; p<0,001). Regresi menunjukkan pengetahuan dan sikap berkontribusi terhadap niat (R2=0,30), tetapi ketika perilaku dimasukkan, perilaku menjadi prediktor dominan (B=0,678; p<0,001; R2=0,51). Temuan menekankan pentingnya penguatan pemahaman konseptual dan pembiasaan perilaku hemat energi sebagai jembatan menuju adopsi teknologi.
Copyrights © 2026