Deteksi dini kanker serviks memiliki peran penting dalam menurunkan angka kematian akibat kanker pada perempuan, terutama di Indonesia. Namun, tingkat partisipasi wanita usia subur (WUS) dalam pemeriksaan deteksi dini masih tergolong rendah. Kondisi ini juga terlihat di wilayah kerja Puskesmas Majaran, di mana cakupan deteksi dini tercatat lebih rendah dibandingkan target yang diharapkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan, sikap dan dukungan suami terhadap keikutsertaan WUS dalam deteksi dini kanker serviks di Kelurahan Majaran. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional yang dilaksanakan pada bulan Juli hingga Agustus 2025. Populasi penelitian terdiri dari 709 WUS, dengan sampel sebanyak 255 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, dan analisis data mencakup uji univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square pada tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p = 0,000) dan dukungan suami (p = 0,000) dengan keikutsertaan WUS dalam deteksi dini kanker serviks. Namun, variabel sikap tidak menunjukkan hubungan yang signifikan (p = 0,845).
Copyrights © 2025